Skip to main content

RS Al Irsyad Surabaya

Sering Pegal Linu & Sakit Pinggang di Usia Muda?

Pinggang pegal sering dianggap hal biasa, apalagi kalau baru habis duduk berjam-jam atau angkat barang. Namun, nyeri yang terus kembali bisa jadi sinyal bahwa ada yang perlu dicari tahu, bukan sekadar karena salah posisi.

ㅤ

Apa Itu Sakit Pinggang?

Sakit pinggang adalah nyeri di punggung bagian bawah atau di sisi pinggang. Rasanya bisa hilang timbul atau terus-menerus, dan bisa muncul di satu sisi maupun kedua sisi. Penyebab paling umum adalah cedera otot atau sendi, tetapi masalah di saraf, tulang belakang, bahkan organ lain juga bisa memicunya.

ㅤ

Penyebab yang Paling Sering

  • Otot tegang atau cedera. Gerakan pinggang yang mendadak dan berulang, atau mengangkat benda terlalu berat, bisa membuat otot cedera.
  • Duduk terlalu lama. Posisi duduk yang salah dan kursi yang tidak nyaman membuat pinggang bekerja lebih keras.
  • Kurang olahraga. Otot yang jarang digerakkan lebih mudah pegal dan nyeri.
  • Berat badan berlebih. Beban ekstra menambah tekanan pada tulang belakang.
  • Faktor usia. Risiko meningkat pada orang berusia 30 tahun ke atas. Pada anak, tas punggung yang terlalu berat juga bisa jadi pemicunya.

ㅤ

Bisa Juga Berasal dari Saraf dan Tulang Belakang

Kalau nyeri tidak kunjung membaik, penyebabnya mungkin lebih dalam, misalnya :

  • Saraf terjepit akibat bantalan tulang belakang yang menonjol
  • Bantalan tulang belakang yang menipis atau terkikis
  • Ruas tulang belakang yang menyempit (stenosis spinal)
  • Peradangan pada sendi tulang belakang
  • Cedera tulang belakang akibat benturan atau kecelakaan
  • Kelainan lengkung tulang belakang, seperti scoliosis

ㅤ

Jangan Lupakan Organ Lain

Tidak semua nyeri pinggang berasal dari pinggangnya sendiri. Gangguan di organ lain juga bisa terasa sebagai sakit pinggang, antara lain batu ginjal, infeksi ginjal, radang pankreas, usus buntu, serta masalah pada organ reproduksi wanita seperti miom, endometriosis, dan kista ovarium.

ㅤ

Gejala yang Biasa Muncul

Gejalanya berbeda-beda tergantung penyebabnya. Beberapa yang sering dialami :

  • Pinggang pegal, kaku, atau terasa seperti ditusuk
  • Nyeri menjalar ke bokong sampai kaki
  • Sulit berdiri tegak atau bergerak
  • Nyeri makin terasa saat membungkuk, mengangkat beban, berjalan, atau duduk lama
  • Nyeri yang kadang lebih berat pada malam hari

Pada kasus otot tegang, nyeri biasanya mereda dalam beberapa hari hingga beberapa minggu. Namun, pada sebagian orang, nyeri bisa bertahan lebih dari tiga bulan.

ㅤ

Kapan Perlu ke Dokter?

Sakit pinggang sering sembuh sendiri. Tetapi, waspadai bila nyeri berulang selama sekitar satu bulan dan makin parah meski Anda sudah beristirahat.

Segera periksa bila nyeri disertai tanda-tanda berikut :

  • Demam
  • Paha mati rasa atau tungkai terasa lemah
  • Nyeri saat batuk atau buang air kecil
  • Sulit mengontrol buang air kecil atau buang air besar
  • Berat badan naik atau turun drastis tanpa sebab jelas

Periksakan juga bila nyeri muncul setelah jatuh atau kecelakaan, atau bila Anda punya riwayat kanker, osteoporosis, penggunaan NAPZA suntik, atau konsumsi obat kortikosteroid dalam jangka panjang.

ㅤ

Yang Bisa Dilakukan di Rumah

Untuk nyeri akibat otot tegang, beberapa langkah ini bisa membantu :

  • Tetap bergerak ringan. Berjalan cepat, yoga, renang, atau peregangan lebih baik daripada berbaring terlalu lama, karena istirahat berlebihan justru bisa melemahkan otot pinggang. Hindari aktivitas berat sampai nyeri membaik.
  • Kompres dingin di awal. Lakukan selama 2–3 hari pertama untuk mengurangi bengkak. Bungkus es dengan handuk agar kulit tidak terluka.
  • Lanjutkan dengan kompres hangat. Setelah 2–3 hari, kompres hangat 20–30 menit setiap 2–3 jam membantu melemaskan otot dan melancarkan aliran darah.
  • Obat pereda nyeri. Obat bebas seperti paracetamol bisa dipakai untuk meredakan nyeri. Bila belum membaik, konsultasikan ke dokter.

ㅤ

Cara Mencegahnya

  • Rutin berolahraga untuk menguatkan otot pinggang
  • Tekuk lutut dan jaga punggung tetap tegak saat mengangkat benda berat
  • Gunakan alat bantu atau minta tolong orang lain untuk beban yang terlalu berat
  • Duduk tegak dan sesekali berdiri atau berjalan agar otot tidak kaku
  • Jaga berat badan ideal
  • Berhenti merokok
  • Cukupi kalsium dan vitamin D
  • Tidur menyamping dengan lutut sedikit ditekuk, di atas kasur yang tidak terlalu empuk
  • Pakai alas kaki yang nyaman dan hindari sepatu hak tinggi

ㅤ

Jangan Menunggu Terlalu Lama

Sakit pinggang yang dibiarkan bisa menimbulkan masalah lain. Tirah baring terlalu lama, misalnya, dapat melemahkan otot dan memicu gumpalan darah di tungkai. Pada kondisi tertentu, saraf yang tertekan juga dapat rusak permanen bila tidak segera ditangani.

Kenali tandanya sejak awal bukan untuk membuat cemas, melainkan agar Anda bisa mendapat penanganan yang tepat sebelum keluhannya makin berat.

Tim Redaksi

Menyajikan informasi seputar kesehatan, tips medis, dan layanan rumah sakit Al Irsyad Surabaya. Konten ditulis oleh tim profesional dengan dukungan tenaga medis berpengalaman.