Kurangi Konsumsi Gula agar Terhindar dari Diabetes

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Mengurangi konsumsi gula menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan agar terhindar dari penyakit diabetes. Untuk itu, seseorang haruslah mengetahui cara sederhana kurangi gula demi menjaga kesehatan tubuh.

Diabetes merupakan penyakit dengan beragam konsekuensi hingga mengancam nyawa. Untuk mencegah terjadinya penyakit tersebut maka perlunya perbaikan gaya hidup dan pola makan sehat. Kementerian kesehatan merekomendasikan batasan konsumsi gula tidak lebih dari 50 gram atau sekitar empat sendok makan.

Asupan gula yang tinggi buruk bagi tubuh, bisa memicu obesitas. Dan ujungnya, beberapa penyakit bisa menyerang seperti penyakit jantung. Serta berkontribusi secara substansial pada pengembangan resistensi insulin dan diabetes tipe 2. Risiko terkena penyakit ini dapat memperpendek usia harapan hidup, dan dapat menyebabkan masalah kesehatan kronis di kemudian hari.

Menurut Ahli Gizi Rumah Sakit (RS) Al Irsyad Surabaya, Anisa Wahyuningtyas Agustim, A.Md. Gz, cara mengurangi konsumsi gula yang tepat adalah dengan mengganti gula pasir non diabetes ke gula pasir yang khusus untuk penderita diabetes.

“Cara mengurangi konsumsi gula, bisa dengan cara mengganti gula pasir non DM ke gula pasir yg khusus DM, atau mungkin lebih baik mulai membiasakan diri yang biasanya konsumsi teh manis beralih ke teh tawar dan lebih baik lagi apabila lebih banyak konsumsi air putih,” ujar wanita yang akrab disapa Nisa tersebut.

Apa yang diungkapkan oleh Nisa sama dengan hasil studi dalam jurnal Diabetes Care yang dilansir oleh indozone.id. Dalam penelitian ini menunjukkan mereka yang mengurangi konsumsi gula selama empat tahun dapat menurunkan diabetes sebanyak 10 persen. Sedangkan peningkatan dalam konsumsi minuman manis selama empat tahun dpat meningkatkan risiko diabetes sebanyak 16 persen.

Minuman yang manis tersebut kemudian menyebabkan penumpukan lemak pada hati sehingga dapat mengganggu aktivitas insulin. Bahkan minum jus buah seklaipun juga berhubungan dengan risiko diabetes yang lebih tinggi.

“Minum bahkan setengah porsi minuman yang diberi pemanis buatan setiap hari dapat berisiko mengalami diabetes lebih tinggi dari waktu ke waktu,” papar Nisa.

Selain mengurangi konsumsi gula, Nisa juga menyebutkan bahwa meninggalkan sarapan pagi dapat pula berisiko terkena penyakit diabetes. Selain itu, tak lupa menjaga pola makan sehat dengan mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan, serta melakukan olahraga secara rutin.

“Dan jangan lupa menjaga dan mengatur pola makan serta hidup yang sehat, dan harus melakukan aktivitas atau olahraga ringan,” tutupnya. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat