Peringati Hari Hipertensi, Jangan Lupa Rutin Cek Tekanan Darah

Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Hipertensi Sedunia. Dengan demikian, masyarakat diingatkan akan pentingnya menjaga tekanan darah tetap stabil.

Hipertensi adalah kondisi tekanan darah tinggi yang menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Hipertensi juga menjadi salah satu penyebab kematian dini di dunia.

Menukil laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan sebanyak 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun menderita hipertensi. Sebagian besar di antaranya tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Tak hanya itu, hipertensi juga kerap tak disadari. Diperkirakan, sebanyak 46 persen orang dewasa tak menyadari kondisi hipertensi yang dialaminya. Hanya kurang dari setengah orang dewasa dengan hipertensi (42 persen) didiagnosis dan diobati.

Ditargetkan, pada tahun 2030 mendatang, angka prevalensi hipertensi menurun hingga 33 persen.

Pada tahun 2022, Hari Hipertensi Sedunia mengambil tema “Measure your blood pressure accurately, control it, live longer!”.

Mengutip laman World Hypertension League, tema ini fokus untuk memerangi tingkat kesadaran masyarakat yang rendah untuk mengukur hipertensi secara rutin, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Padahal, mengukur tekanan darah secara rutin menjadi salah satu langkah penanganan yang paling efektif.

Mendiagnosis dan mengobati hipertensi dengan cepat dapat mengurangi risiko serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal.

Perlu diketahui, saat tekanan darah tinggi, maka jantung harus memompa lebih keras yang bisa meningkatkan risiko kerusakan jantung dan pembuluh darah di organ-organ utama.

Seseorang dikatakan mengalami hipertensi jika memiliki tekanan darah 140/90 mmHg ke atas.

Laman P2PTM Kemenkes merekomendasikan beberapa tindak lanjut yang perlu dilakukan sesuai dengan hasil pengukuran tekanan darah yang didapat, sebagai berikut.

– Tekanan darah normal (90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg) disarankan untuk periksa ulang dua tahun berikutnya;
– Prehipertensi (120/80 mmHg hingga 139/89 mmHg) disarankan untuk periksa ulang satu tahun berikutnya dan memodifikasi gaya hidup;
– Hipertensi derajat 1 (140/90 mmHg hingga 159/99 mmHg) disarankan untuk periksa ulang dua bulan berikutnya dengan modifikasi gaya hidup. Lakukan juga evaluasi dalam tempo satu bulan;
– Hipertensi derajat 2 (lebih dari 160/100 mmHg) disarankan untuk lakukan evaluasi dan terapi dalam tempo satu minggu tergantung kondisi dan komplikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat