Skip to main content

RS Al Irsyad Surabaya

Jangan Tunggu Gejala, Cek Tensi Secara Rutin!

Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas. Seseorang bisa merasa sehat dan tetap beraktivitas seperti biasa, padahal tekanan darahnya berada di atas batas normal.

Jika tidak dikendalikan, tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung dan stroke. Karena itu, jangan menunggu sampai muncul pusing, sakit kepala, atau keluhan lainnya untuk mulai memeriksa tekanan darah.

ㅤ

Mengapa Perlu Cek Tensi?

Pemeriksaan tekanan darah membantu mengetahui kondisi tekanan darah sekaligus memantau perubahannya dari waktu ke waktu.

Beberapa manfaat melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin antara lain :

  • Mengetahui tekanan darah lebih dini, termasuk jika hasilnya mulai berada di atas batas normal
  • Membantu mencegah komplikasi, terutama pada orang yang memiliki faktor risiko penyakit jantung
  • Memantau kondisi kesehatan, terutama bagi orang yang sudah memiliki hipertensi
  • Menilai keberhasilan pengobatan, sehingga dokter dapat menentukan langkah yang sesuai bila diperlukan

Perlu diketahui, hasil pemeriksaan tekanan darah terdiri dari dua angka. Angka pertama adalah tekanan sistolik, sedangkan angka kedua merupakan tekanan diastolik. Keduanya dinyatakan dalam satuan mmHg.

ㅤ

Jangan Asal Cek, Perhatikan Cara Pengukurannya!

Hasil tekanan darah dapat dipengaruhi oleh berbagai kondisi, seperti aktivitas, konsumsi kafein, merokok, maupun keadaan emosional. Agar hasil pemeriksaan lebih akurat, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.

Sebelum mengukur tekanan darah :

  • Beristirahat dan duduk dengan tenang sekitar 5 menit
  • Hindari merokok serta minuman berkafein sebelum pemeriksaan
  • Pastikan lengan berada setinggi jantung
  • Letakkan alat pada lengan secara tepat dan langsung menyentuh kulit
  • Jika diperlukan, lakukan pengukuran ulang dengan jeda beberapa menit dan catat hasilnya

Pemeriksaan dapat dilakukan di fasilitas kesehatan maupun secara mandiri menggunakan tensimeter di rumah. Bagi penderita hipertensi, pemeriksaan rutin dapat membantu melihat pola tekanan darah dan memantau efektivitas pengobatan.

ㅤ

Bagaimana Jika Hasil Tensi Tidak Normal?

Satu kali hasil pemeriksaan yang tinggi belum tentu langsung berarti seseorang mengalami hipertensi. Dokter dapat melakukan pemeriksaan ulang atau beberapa kali pengukuran untuk memastikan kondisi tersebut.

Sebaliknya, jika hasil tekanan darah berulang kali berada di luar batas normal, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebab dan langkah penanganan yang tepat.

Jika tekanan darah mencapai lebih dari 180/120 mmHg, lakukan pemeriksaan ulang setelah beberapa menit. Bila hasil tetap tinggi, terlebih jika disertai keluhan seperti nyeri dada, sesak napas, gangguan penglihatan, mati rasa atau lemas, maupun kesulitan berbicara, segera cari pertolongan medis.

ㅤ

Jangan menunggu tubuh memberikan tanda untuk mulai peduli pada tekanan darah. Cek tensi secara rutin, catat hasilnya, dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika ditemukan perubahan yang tidak normal.

Kenali tekanan darah Anda sejak dini, jaga pola hidup sehat, dan lakukan pemeriksaan secara berkala untuk membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Tim Redaksi

Menyajikan informasi seputar kesehatan, tips medis, dan layanan rumah sakit Al Irsyad Surabaya. Konten ditulis oleh tim profesional dengan dukungan tenaga medis berpengalaman.