Lutut terasa nyeri setelah banyak berjalan atau beraktivitas memang cukup umum. Namun, jika nyeri terus berulang, disertai kekakuan dan membuat aktivitas sehari-hari terganggu, keluhan tersebut sebaiknya tidak dianggap sekadar akibat kelelahan.
Salah satu kondisi yang dapat menyebabkan keluhan tersebut adalah osteoarthritis lutut, yaitu gangguan sendi yang berkaitan dengan kerusakan tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan di antara tulang. Ketika tulang rawan mengalami kerusakan, gesekan pada sendi dapat meningkat dan memicu nyeri, kaku, serta pembengkakan.
Apa yang Menyebabkan Osteoarthritis Lutut?
Osteoarthritis merupakan kondisi yang berkembang secara bertahap. Risikonya meningkat seiring bertambahnya usia dan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk berat badan berlebih, riwayat cedera atau kerusakan sendi, serta faktor keturunan.
Meski lebih sering ditemukan pada orang dewasa berusia di atas 45 tahun, osteoarthritis juga dapat terjadi pada usia yang lebih muda dalam kondisi tertentu.
Kenali Gejala Osteoarthritis Lutut
Nyeri merupakan salah satu gejala yang paling umum. Biasanya, rasa sakit dapat semakin terasa ketika lutut digunakan untuk beraktivitas dan membaik setelah beristirahat.
Selain nyeri, beberapa gejala lain yang perlu diperhatikan meliputi:
- Lutut terasa kaku, terutama pada pagi hari atau setelah duduk terlalu lama.
- Lutut bengkak dan terasa hangat.
- Muncul bunyi klik atau berderak ketika lutut digerakkan.
- Lutut sulit ditekuk atau diluruskan.
- Gerakan menjadi terbatas, misalnya kesulitan berjalan atau naik-turun tangga.
Jika gejala tersebut mulai membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih sulit, jangan menunggu sampai nyeri semakin berat.
Bagaimana Osteoarthritis Lutut Didiagnosis?
Untuk memastikan penyebab keluhan, dokter akan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan serta melakukan pemeriksaan fisik pada lutut.
Bila diperlukan, dokter dapat menyarankan pemeriksaan penunjang seperti rontgen, MRI, pemeriksaan darah, atau pemeriksaan cairan sendi. Pemeriksaan ini membantu mengevaluasi kondisi sendi sekaligus membedakan osteoarthritis dari penyebab nyeri lutut lainnya.
Apakah Osteoarthritis Bisa Diobati?
Osteoarthritis lutut umumnya tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, tetapi gejalanya dapat dikendalikan dan perburukan kondisi dapat diperlambat. Penanganan akan disesuaikan dengan kondisi dan tingkat keparahan masing-masing pasien.
Dokter dapat merekomendasikan beberapa pilihan, seperti:
- Obat pereda nyeri atau obat antiradang tertentu.
- Fisioterapi untuk membantu mempertahankan fungsi dan pergerakan sendi.
- Penggunaan penyangga lutut atau alas kaki tertentu pada kondisi yang sesuai.
- Kompres dingin atau hangat untuk membantu meredakan keluhan.
- Menjaga atau menurunkan berat badan jika berlebih untuk mengurangi beban pada lutut.
- Olahraga yang sesuai, seperti jalan santai, berenang, atau yoga, terutama ketika nyeri sudah membaik.
Jangan Biarkan Nyeri Lutut Menghambat Aktivitas
Lutut yang sering nyeri, kaku, atau bengkak bukan keluhan yang sebaiknya terus dibiarkan. Terlebih jika keluhan semakin sering muncul atau mulai mengganggu aktivitas seperti berjalan, berdiri, maupun naik-turun tangga.
Jika mengalami nyeri dan kekakuan lutut yang menetap, segera konsultasikan dengan dokter. Pemeriksaan lebih awal dapat membantu mengetahui penyebab keluhan dan menentukan penanganan yang sesuai sebelum kondisi semakin mengganggu aktivitas.












































