Skip to main content

RS Al Irsyad Surabaya

Batuk Tak Kunjung Sembuh? Waspadai Bronkitis

Batuk merupakan salah satu keluhan yang sering muncul ketika tubuh mengalami gangguan pada saluran pernapasan. Namun, jika batuk berlangsung cukup lama atau disertai banyak lendir, kondisi tersebut sebaiknya tidak dianggap sepele. Salah satu penyebabnya bisa berupa bronkitis.

Bronkitis adalah peradangan pada saluran bronkus, yaitu saluran udara yang membawa udara dari tenggorokan menuju paru-paru. Peradangan ini dapat menyebabkan saluran udara menghasilkan lebih banyak lendir sehingga memicu batuk.

Bronkitis Akut dan Kronis, Apa Bedanya?

Secara umum, bronkitis dibedakan menjadi dua jenis, yaitu bronkitis akut dan bronkitis kronis. Keduanya sama-sama menyebabkan batuk, tetapi memiliki karakteristik dan durasi yang berbeda.

1. Bronkitis Akut

Bronkitis akut biasanya terjadi akibat infeksi pada saluran pernapasan dan umumnya berlangsung selama sekitar 1–3 minggu.

Kondisi ini dapat membuat penderita mengalami batuk berdahak, tenggorokan terasa tidak nyaman, tubuh lemas, hingga demam. Pada sebagian kasus, batuk dapat tetap bertahan meskipun infeksinya sudah membaik.

2. Bronkitis Kronis

Berbeda dengan bronkitis akut, bronkitis kronis ditandai dengan batuk berdahak yang berlangsung dalam jangka panjang.

Bronkitis kronis termasuk dalam penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Kondisi ini membutuhkan perhatian dan penanganan medis karena dapat menyebabkan gangguan aliran udara di paru-paru.

Apa yang Menyebabkan Bronkitis?

Bronkitis dapat dipicu oleh infeksi maupun paparan zat yang mengiritasi saluran pernapasan.

Infeksi

Bronkitis akut paling sering disebabkan oleh infeksi virus. Dalam kondisi tertentu, infeksi bakteri juga dapat menjadi penyebab.

Beberapa virus yang menyerang saluran pernapasan dapat menyebabkan peradangan pada bronkus dan kemudian memicu batuk.

Iritasi Saluran Pernapasan

Selain infeksi, paparan berulang terhadap zat yang mengiritasi saluran pernapasan juga dapat meningkatkan risiko bronkitis. Contohnya:

  • Asap rokok.
  • Polusi udara.
  • Debu.
  • Asap atau bahan kimia tertentu.

Kebiasaan merokok menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan, terutama pada bronkitis kronis.

Kenali Gejala Bronkitis

Batuk menjadi gejala utama bronkitis. Selain itu, penderita dapat mengalami beberapa keluhan lain, seperti:

  • Batuk berdahak.
  • Dada terasa tidak nyaman.
  • Sesak atau napas berbunyi.
  • Tubuh terasa lelah.
  • Demam, terutama jika bronkitis berkaitan dengan infeksi.

Warna dahak juga dapat berubah selama mengalami infeksi atau peradangan. Namun, warna dahak saja tidak cukup untuk menentukan apakah penyebabnya virus atau bakteri.

Jangan Abaikan Batuk yang Berlangsung Lama

Bronkitis akut umumnya dapat membaik seiring waktu, tetapi paparan iritan secara terus-menerus, terutama asap rokok, dapat meningkatkan risiko masalah saluran pernapasan yang lebih kronis.

Jika batuk tidak kunjung membaik atau justru semakin berat, jangan tunggu sampai mengganggu pernapasan. Segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Tim Redaksi

Menyajikan informasi seputar kesehatan, tips medis, dan layanan rumah sakit Al Irsyad Surabaya. Konten ditulis oleh tim profesional dengan dukungan tenaga medis berpengalaman.