RS Al Irsyad Surabaya

Sering Marah Bisa Bikin Darah Tinggi? Ini Faktanya!

Pernah merasa jantung berdebar dan kepala terasa panas saat marah? Banyak orang mengira bahwa sering marah bisa langsung menyebabkan tekanan darah tinggi. Tapi, apakah benar demikian?

Kenapa Marah Bisa Menaikkan Tekanan Darah?

Saat marah, tubuh akan melepaskan hormon stres seperti adrenalin. Hormon ini memicu respons alami tubuh yang dikenal sebagai fight or flight (melawan atau lari).

Akibatnya:

  • Detak jantung meningkat
  • Pembuluh darah menyempit
  • Tekanan darah naik
  • Tubuh menjadi lebih siaga

Ini adalah reaksi normal tubuh terhadap emosi yang kuat.

Apakah Kenaikan Ini Berbahaya?

Tidak selalu. Kenaikan tekanan darah saat marah biasanya:

  • Bersifat sementara
  • Akan kembali normal setelah emosi mereda

Namun, jika terjadi terlalu sering atau berlangsung lama, kondisi ini tetap perlu diwaspadai karena bisa membebani kerja jantung.

Lalu, Apakah Marah Menyebabkan Hipertensi?

Perlu dipahami bahwa:

  • Hipertensi tidak disebabkan oleh marah saja
  • Tekanan darah tinggi biasanya dipengaruhi banyak faktor seperti pola makan, gaya hidup, genetik, dan kondisi kesehatan

Namun, orang yang sering marah atau sulit mengontrol emosi cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah tekanan darah dalam jangka panjang.

Pentingnya Mengelola Emosi

Marah adalah hal yang wajar dan manusiawi. Namun, yang penting adalah bagaimana cara mengelolanya. Beberapa cara yang bisa dilakukan:

  • Menarik napas dalam dan menenangkan diri
  • Menghindari pemicu emosi berlebihan
  • Berolahraga secara rutin
  • Istirahat yang cukup
  • Berbicara dengan orang terpercaya

Marah memang bisa menyebabkan tekanan darah naik, tetapi sifatnya sementara dan tidak langsung menyebabkan hipertensi.

Meski begitu, mengelola emosi tetap penting untuk menjaga kesehatan jantung dan tekanan darah dalam jangka panjang. Ingat, tubuh yang tenang membantu jantung bekerja lebih optimal.

Tim Redaksi

Menyajikan informasi seputar kesehatan, tips medis, dan layanan rumah sakit Al Irsyad Surabaya. Konten ditulis oleh tim profesional dengan dukungan tenaga medis berpengalaman.