Waspada Gejala yang Sering Muncul Bila Ginjal Terganggu

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Gangguan pada ginjal dapat terjadi karena berbagai hal. Ketika fungsi ginjal mulai terganggu. Risiko seseorang mengalami gejala berupa pembengkakan pada pergelangan kaki, mual, muntah, lemas, dan sesak napas meningkat.

Ginjal merupakan organ tubuh yang memiliki fungsi untuk menyaring darah. Selain itu juga bertugas untuk mengontrol tekanan darah serta memproduksi sel darah merah di dalam tubuh. Sehingga seringkali ginjal rusak akibat penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi).

“Gangguan pada ginjal biasanya disebabkan karena penyakit-penyakit yang pada perjalanan lama penyakitnya menyebabkan kerusakan pada ginjal. Misalnya seperti penyakit hipertensi dan diabetes,” ujar dokter spesialis ginjal, dr. Artaria Tjempakasari, Sp. PD.

Menurut dokter yang berpraktik di Rumah Sakit (RS) Al Irsyad Surabaya, seseorang akan berisiko mengalami gangguan ginjal apabila ia memiliki riwayat penyakit ginjal dalam keluarga, mengidap penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi.

Dr. Artaria juga menjelaskan, ketika fungsi ginjal terganggu, zat sisa limbah tubuh dan cairan yang menumpuk di dalam tubuh akan menyebabkan beragam gejala.

“Bila ginjal terganggu akan timbul gejala seperti lemah badan, pucat, mual, muntah, tidak ada nafsu makan, gatal-gatal, bingung, kejang, penurunan kesadaran, sesak, bengkak dan banyak lagi lainnya. Semua sistim organ dapat dipengaruhi,” imbuhnya.

Hal itu dapat terjadi apabila kondisi tubuh pasien sudah dalam kondisi kerusakan mencapai 70-90 persen, lanjut dr. Artaria.

Tanda dan gejala penyakit ginjal sering tidak spesifik, yang berarti mereka juga dapat disebabkan oleh penyakit lain. Karena ginjal itu sangat mudah beradaptasi dan mampu mengimbangi kehilangan fungsi, tanda dan gejala mungkin tidak muncul sampai terjadi kerusakan permanen.

Berikut ini gejala lebih lanjut yang dialami oleh tubuh bila ginjal mengalami gangguan, mengutip dari grid.id:

Anemia

Anemia merupakan gangguan yang akan pasti terjadi ketika mengalami gangguan ginjal. Hal itu karena pada saat terjadi anemia, kondisi tubuh akan memiliki lebih sedikit sel darah merah dari biasanya.

Saat ginjal terganggu, maka produksi hormon yang disebut dengan Erythropoietin menurun. Padahal hormon ini diperlukan untuk mengatur produksi sel darah merah.

Detak Jantung tak Teratur

Ketika ginjal tidak bisa berfungsi atau gagal, maka ginjal tidak mampu melepaskan bahan kimia seperti kalium, asam, dan fosfat yang berfungsi mengatur keseimbangan detak jantung serta menguatkan otot jantung. Sehingga menyebabkan jantung berdebar tak beraturan.

Tulang rapuh

Penyakit ginjal kronis biasanya akan berdampak pada tulang. Semakin hari, tulang akan semakin lemah. Hal ini karena penyakit gagal ginjal akan membuat darah menjadi lebih asam yang membuat kerusakan saraf serta jaringan tulang memburuk.

Untuk menghindari hal tersebut, dr. Artaria memberikan solusi untuk menjaga kesehatan ginjal dengan pola hidup yang baik. “Apabila memiliki kondisi yang dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mencari tanda-tanda kerusakan yang terjadi pada ginjal,” tutup Dokter penanggung jawab Unit Hemodialisa di RS Al Irsyad Surabaya tersebut. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat