Waktu Tepat Melepas Pen pada Tulang Setelah Cedera

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Cedera serius pada tulang hingga patah atau retak biasanya akan ditangani dengan pemasangan pen. Jika pen sudah dipasang, tentunya pen juga ada waktunya untuk dilepas. Kapankah itu? mari kita simak ulasan berikut.

Mengutip dari suara.com, pemasangan pen adalah salah satu terapi penangan patah tulang dengan tujuan tulang dapat menyambung kembali sesuai dengan posisi semula. Untuk itu, pemasangan pen haruslah ditangani dengan tepat agar proses pemulihan berjalan cepat.

Kecepatan fungsi pen dalam menyambung tulang tentunya bergantung pada usia dan asupan nutrisi yang dikonsumsi oleh orang yang mengalami cedera.

Dalam kebanyak kasus memang melepas pen di dalam tulang tidak perlu dilakukan, namun ada pengecualian, sehingga dokter menyarankan untuk melakukan prosedur lepas pen dengan baik.

Seringkali, pen di dalam tulang bisa tetap berada di dalam tubuh tanpa menimbulkan masalah. Kecuali bila terdapat keluhan dari pasien maka pen sebaiknya di lepas.

“Pen itu pada prinsipnya memegang atau memfiksasi tulang yang patah sampai terjadi penyambungan daripada tulang. Jadi tulang kalau tidak diberi kesempatan untuk bergerak itu tidak nyambung, jadi itu difiksasi,” ujar Dr. dr Dwikora Novembri Utomo, Sp.OT (K) FICS, selaku Dokter Spesialis Ortopedi Rumah Sakit (RS) Al Irsyad Surabaya.

Kemudian, lanjut dr. Dwikora, tulang yang telah menyambung dan mengalami pemulihan dengan baik, maka pen sudah tidak berfungsi lagi sehingga sebaiknya diambil atau dilepas.

Hal itu karena struktur tulang di bawah pen mengalami perbedaan elastisitas dari tulang yang terdapat pen dengan yang tidak ada pen.

Selain itu, dr. Dwikora juga menambahkan vaskularisasi atau pembuluh darah yang menyuplai oksigen dan nutrisi ke tulang bila posisinya berada di bawah pen akan mengalami kualitas yang kurang bagus. Sehingga sebaiknya pen dapat dilepas sesegera mungkin. Hal itu dilakukan untuk menghindari cedera lagi di kemudian hari.

“Vaskularisasi atau pembuluh darah yang memberi makan ke tulang itu juga ada di selaput tulangnya, maka dari itu cenderung lebih di bawah pennya itu kurang bagus atau kualitasnya beda sehingga harus harus cepat-cepat diambil, kalau tidak diambil akan terjadi suatu cedera lagi, maka patahnya tidak di bawah pen tapi bisa berada diujung pen dan itu sangat berisiko tinggi,” lanjut dokter yang merangkap sebagai Ketua Arthroplasty dan Sport Injury Center RS Al Irsyad.

Dr. Dwikora juga menyarankan untuk melihat kondisi usia dari pemasangan pen tersebut, bila sudah lama dan tulang sudah menyambung dengan baik, maka sebaiknya pen segera dilepas.

Tentunya semua itu harus dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter yang ahli dibidangnya agar proses prosedur lepas pen berjalan dengan baik. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat