Ubah Posisi Tidur untuk Minimalkan Rasa Nyeri

Tidur adalah cara melepas lelah sekaligus mengistirahatkan tubuh dari berbagai aktivitas sehingga dapat menjadi segar kembali ketika bangun.

Dikutip dari Kementerian Kesehatan, posisi tidur yang bagus adalah tidak menyebabkan rasa nyeri dan masalah lain saat terbangun.

Tidak jarang orang justru mengalami masalah ketika terbangun, seperti merasa keseleo atau nyeri di bagian tubuh tertentu karena posisi tidur yang kurang tepat.

Bila orang yang mengalami masalah ketika bangun dari tidur, maka sudah saatnya seseorang mengubah posisi tidur agar dapat meminimalkan rasa sakit maupun nyeri. 

Meskipun penderitaan setiap orang berbeda-beda, karena ada banyak sumber rasa sakit, cara tidur memainkan peran penting.

Tidur dalam posisi miring dan tidak merasakan sakit ketika bangun.

Seseorang yang tidur miring harus membeli bantal yang cukup tebal untuk menopang kepala mereka untuk menghilangkan sebagian tekanan dari bahu.

Tidur tengkurap kemungkinan besar akan menyakiti diri mereka sendiri. Posisi ini memberi tekanan pada seluruh tubuh dan dapat menimbulkan risiko mati rasa dan kesemutan. Jika menoleh ke satu sisi atau yang lain untuk bernapas, hal itu semakin meningkatkan kemungkinan nyeri otot dan persendian.

Tidur terlentang memungkinkan tubuh beristirahat dalam posisi netral, yang sangat bagus untuk mengurangi rasa sakit. Ini juga mengurangi mulas karena membuat kepala terangkat di atas dada.

Meskipun umumnya tidur telentang direkomendasikan sebagai posisi terbaik untuk tidur.

Namun kenyamanan tetap merupakan kunci karena orang tetap perlu tidur nyenyak agar tetap sehat.  (Sdi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat