Tidur Terlampau Lama dapat Datangkan Penyakit

Rsalirsyadsurabaya.co.id –   Memiliki tidur yang berkualitas selalu menjadi impian sebagian besar orang. Namun, tidur yang berkualitas bukan berarti dalam waktu yang lama. Justru, tidur terlampau lama malah dapat sebabkan penyakit.

Tidur berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah medis, seperti diabetes, penyakit jantung dan kematian dini.  Melansir Web MD, berikut penyakit umum yang sering terjadi jika kita tidur terlalu lama: 

1. Diabetes 

 Penelitian telah menunjukkan bahwa tidur terlalu lama atau kurang setiap malam dapat meningkatkan risiko diabetes. 

 2. Obesitas 

Tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa membuat kita mengalami obesitas.  Riset menunjukkan bahwa orang yang tidur selama sembilan atau 10 jam setiap malam memiliki risiko 21% lebih besar mengalami obesitas. 

3. Sakit Kepala

  Tidur lebih lama dari biasanya dapat menyebabkan sakit kepala.  Para peneliti percaya ini disebabkan efek tidur berlebihan pada neurotransmiter tertentu di otak, termasuk serotonin. Mereka yang terlalu banyak tidur di siang hari dan kurang tidur di malam hari juga seringkali menderita sakit kepala.  

4. Sakit punggung

Orang yang tidur terlalu lama cenderung bisa lebih sering menderita sakit punggung, kecuali bila tidur di kasur khusus yang disesuaikan dengan kondisi tubuhnya.  Namun, bila kita merasa kondisi semakin memburuk,  sebaiknya segera periksakan ke dokter. 

5. Kematian dini

Riset dari The Nurses’ Health yang melibatkan hampir 72.000 perempuan telah membuktikan pernyataan ini.  Riset tersebut membuktikan, wanita yang tidur sembilan hingga 11 jam per malam memiliki risiko 38 % mengalami penyakit jantung koroner daripada wanita yang tidur delapan jam. 

Efek psikologis 

Selain berpengaruh pada fisik, tidur berlebihan juga berpengaruh negatif pada kondisi psikologis Anda.  Saat tidur berlebihan Anda seringkali membuang waktu yang sebenarnya tak sehat. Saat menyadarinya, Anda akan merasakan penyesalan. 

Perasaan tersebut biasanya akan menghantui pikiran dan membuat Anda sulit tidur di malam hari.  Hal ini tentunya akan berefek pada pola tidur Anda. Selain itu, tidur berlebihan juga membuat menganggu aktivitas sosial dan pekerjaan. 

Hal ini akan membuat Anda semakin terpuruk dan pikiran tidak bisa fokus.  Tidur berlebihan juga bisa menjadi salah stau pertanda depresi.  Depresi bisa menyebabkan penderitanya mengalami insomnia, hipersomnia, atau keduanya. 

Sejumlah penelitian juga menemukan bahwa penderita yang menghadapi keduanya sekaligus cenderung mengalami depresi yang parah dan berkepanjangan.  Hipersomnia atau tidur berlebihan pada penderita depresi biasanya berawal dari insomnia jangka panjang. 

Insomnia membuat kita sulit tidur pada malam hari sehingga kerap mengantuk pada siang hari.  Rasa kantuk inilah yang akhirnya membuat Anda tidur berlebihan. Sebanyak 23%-78% penderita bipolar yang berada dalam episode depresi juga seringkali tidur berlebihan. 

Sebaliknya saat memasuki episode manik, mereka justru mengalami insomnia.  Tidur berlebihan juga membuat gejala depresi semakin parah. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat