Tak hanya Perempuan, Osteoporosis Juga Rentan Menyerang Pria

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Osteoporosis lebih banyak menyerang perempuan dibanding lelaki, namun tidak menutup kemungkinan bahwa lelaki juga rentan terkena penurunan kepadatan tulang ini, apalagi jika didukung dengan pola hidup yang tidak sehat.

Osteoporosis kerap tak disadari oleh penderita karena menyerang tulang. Biasanya baru diketahui setelah ditemukan retak pada tulang, setelah pasien mengalami jatuh ringan. Retak pada pergelangan tangan, tulang pinggul, dan tulang belakang adalah kasus yang paling banyak ditemui pada penderita osteoporosis.

Perempuan yang sudah menopause lebih sering terkena penyakit osteoporosis karena kurangnya hormon estrogen. Akan tetapi, lelaki juga rentan terkena penyakit ini dengan fajtor utama DNA dan gaya hidup yang dipenuhi dengan kafein dan nikotin.

Selain itu, berdasarkan National Institutes of Health Amerika Serikat, kehilang massa tulang pada lelaki memang tak secepat perempuan yang telah mengalami menopause. Namun, mereka memiliki kecenderungan tulang rapuh ketika usia mereka mulai bertambah.

“Selain perempuan, laki-laki juga rentan terutama faktor DNA, dan gaya hidupnya yang dipenuhi dengan kafein dan nikotin, ya risikonya sangat tinggi terkena osteoporosis,” tutur dr. Suci Sutinah, seorang praktisi kesehatan.

Kadang kala, kopi memang menjadi pilihan yang pas untuk mengatasi rasa kantuk, namun bila dikonsumsi secara berlebihan, kandungan kafein di dalamnya dapat membuat seseorang berisiko terkena osteoporosis.

Kafein sendiri memberi dampak pada penurunan kepadatan tulang, sebab dapat mengganggu penyerapan kalsium dalam tulang. Dengan demikian, konsumsi kopi, teh, atau kafein lainnya sebaiknya dibatasi serta diimbangi dengan olahraga.

“Kalau sekarang biasanya minum kopi hitam, itu harus dikurangi dulu, kenapa? Karena kafein yang ada di dalamnya itu sebenarnya memperlambat penyerapan kalsium dalam tulang,” ujarnya dilansir dari CNN.

Mengonsumsi kopi memang tak dilarang, akan tetapi yang perlu digarisbawahi adalah tidak meminumnya secara berlebihan. Sesuaikan dengan takaran dosis kafein yang baik bagi tubuh.

“Boleh saja minum kopi tapi jangan berlebihan, harus dibatasi,” imbuhnya. Sebaiknya mengurangi segala yang mengandung kafein, bukan hanya kopi, namun juga teh.

Selain itu, makanan yang tinggi akan kandungan garam sebaiknya dikurangi. Sebab, makanan yang terlalu asin tentunya dapat menghambat penyerapan kalsium di dalam tulang.

Untuk mencegah timbulnya penyakit osteoporosis pada perempuan maupun laki-laki sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium dan vitamin D yang cukup banyak, dimulai sejak usia muda. Hal ini juga dapat membantu mengurangi osteoporosis yang terjadi secara drastis terutama pada perempuan yang sudah menopause. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat