Tak Hanya Menyerang Lansia, Ketahui Ragam Faktor Penyebab Katarak di Usia Muda

Rsalirsyadsurabaya.co.id –  Selain orang lanjut usia (lansia), katarak juga dapat menyerang usia muda. Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab katarak pada anak-anak, terutama faktor keturunan.

dr. Dianawati Koesoemowardani, Sp.M, Dokter Spesialis Mata RS Al Irsyad Surabaya menyampaikan bahwa kasus katarak yang terjadi pada anak kecil disebabkan oleh berbagai faktor.

“Katarak juga bisa terjadi pada anak kecil, tapi itu jarang sekali. Biasanya karena infeksi ibuya saat mengandung, misalnya terkena rubella atau toksoplasma,” paparnya.

Infeksi dan malnutrisi ketika bayi berada dalam kandungan meningkatkan kemungkinan bayi lahir dengan gejala katarak. Demikian pula anak yang lahir dengan kondisi down sindrom, memiliki risiko lebih tinggi mengalami katarak.

Faktor keturunan juga cukup memiliki andil. “Keturunan dari ayah atau ibu bila memiliki riwayat penyakit katarak juga terdapat kemungkinan anak tersebut mengalami hal serupa,” lanjutnya.

Menurutnya, selain kelaianan bawaan sejak dalam kandungan, benturan atau cedera pada mata juga dapat menyebabkan terjadinya katarak pada anak kecil. Sehingga perlunya waspada bagi ibu hamil.

Katarak pada anak kecil dapat dideteksi sejak dini. Coba perhatikan bagian tengah mata anak, bila terdapat warna abu-abu atau putih pada bagian pupil, bola mata tampak tidak seimbang atau anak mudah silau saat terkena sina matahari. Hal ini dapat menjadi pertanda bahwa anak mengalami katarak.

Seiring berkembangnya anak, katarak akan semakin mengganggu. Karena adanya respin yang kurang pada mata terhadap benda bergerak di depannya. Gerakan mata yang tidak wajar atau nistagmus.

Untuk itu perlu mengetahui beberapa faktor penyebabnya, antara lain:

Faktor Genetika

Penyebab katarak di usia muda yang pertama karena faktor genetik atau keturunan. Telah disebutkan sebelumnya bahwa faktor genetika adalah penyebab katarak yang paling umum pada bayi dan anak-anak.

Anda akan memiliki risiko yang tinggi terkena katarak di usia muda jika ada riwayat katarak yang diderita olehsalah satu anggota keluarga Anda. Terlebih, faktor risiko akan semakin meningkat jika anggota keluarga yang terkena katarak tersebut menderitanya pada usia muda juga.

Diabetes

Penyebab katarak di usia muda yang kedua karena penyakit diabetes. Apabila Anda memiliki riwayat diabetes di usia muda, Anda juga akan memiliki kemungkinan risiko yang cukup tinggi untuk terserang penyakit katarak. Jenis katarak yang biasa menyerang pada orang-orang ini adalah katarak kortikal. Adanya penumpukan gula (sorbitol) yang dipicu oleh penyakit diabetes dapat membentuk awan keruh yang memenuhi lensa mata.

Terkena Cedera Mata

Cedera mata tumpul seperti benturan maupun cedera tajam seperti tusukan pada mata, dapat menyebabkan katarak traumatik. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, tidak terbatas pada orang di usia muda. Namun mengingat tingkat intensitas aktivitas fisik dalam kegiatan sehari-hari, maka orang di usia muda lebih berisiko mengalami cedera mata.

Jenis katarak yang diakibatkan oleh cedera mata terjadi karena rusaknya struktur lensa. Kondisi ini nantinya akan mengaburkan lensa mata dan menyebabkan katarak terjadi secara langsung maupun perlahan-lahan, bahkan pada anak-anak.

Terpapar Sinar Matahari Berlebih

Penyebab katarak di usia muda yang kelima adalah terkena paparan sinar ultraviolet (sinar UV) dari sinar matahari yang berlebihan dalam kesehariannya. Sinar UV, khususnya sinar UVA, diketahui dapat menembus kornea dan mencapai lensa mata dan retina. Hal ini ternyata dapat memicu Anda terkena penyakit katarak di usia muda.

Apabila dijumpai gejala katarak pada anak, orangtua wajib segera konsultasi ke dokter spesialis mata guna mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter mata biasanya akan melakukan pemeriksaan mata secara menyeluruh agar kondisi mata bayi atau anak dapat diketahui dengan baik.

“Kalau sudah terkena katarak, maka tidak dapat dicegah, sehingga sebelum mengalami kebutaan, lebih baik konsultasikan kepada dokter spesialis mata,” ungkap dokter Diana.

Jika sudah memengaruhi penglihatan, operasi pengangkatan katarak sangat dianjurkan untuk menghindari gangguan penglihatan dalam jangka panjang. Dokter mungkin akan mempertimbangkan untuk melakukan operasi katarak sebelum bayi berusia tiga bulan. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat