Susu Kambing, Ternyata Lebih Menyehatkan dari Susu Sapi

Rs-alirsyadsurabaya.or.id– Dunia sudah cukup mengenal susu sapi dengan berbagai macam manfaatnya. Selain sapi, kambing juga memproduksi susu yang juga memiliki berbagai macam manfaat. Mengonsumsi susu kambing nyatanya adalah sunnah bagi umat Islam.

Meski demikian, tak semua orang bisa meminum susu kambing, karena tak semua orang bisa menerima bau khas kambing ini. Padahal, susu kambing jika diperah dengan benar akan menghilangkan bau khas tersebut.

Dilansir dari republika, karakteristik susu kambing sangat baik bagi tubuh. Hal ini dikarenakan susu kambing memiliki butiran protein halus sehingga mampu masuk ke dalam lapisan sel untuk meregenerasi sel-sel yang rusak. Pada alveoli paru-paru, protein susu sapi tidak dapat masuk, berbeda dengan protein pada susu kambing yang bisa masuk ke dalam dan meregenerasi sel alveoli yang rusak.

Susu kambing banyak dimanfaatkan sebagai terapi alternatif berbagai penyakit. Jika dikonsumsi secara rutin, susu kambing dapat menyembuhkan beberapa penyakit seperti, gangguan pernapasan, asma, ataupun infeksi paru-paru hingga diabetes.

Kemudian, dalam studi kesehatan yang terbit dalam World Review of Nutrition and Dietetics menunjukkan bahwa susu kambing sama baiknya dengan ASI (Air Susu Ibu). ASI memiliki kandungan laktosa yang rendah seperti susu kambing dan lebih aman dikonsumsi pada orang-orang yang alergi laktosa. Manfaat ASI yang dikatakan dalam studi tersebut yaitu, dapat melindungi tubuh terhadap kanker rektum. Hal inilah yang membuat susu kambing memiliki beberapa keunggulan dibanding susu sapi.

Susu Kambing, Kandungan Vitaminnya Paling Lengkap

Kemudian, dalam Journal of American Medicine juga mengatakan bahwa susu kambing adalah makanan paling lengkap dengan kandungan vitamin, mineral, elektrolit, unsur kimiawi, enzim, protein, dan asam lemak yang mudah dimanfaatkan oleh tubuh. Susu kambing dapat dicerna manusia dalam waktu 20 menit, sedangkan susu sapi dicerna manusia dalam waktu 2 hingga 3 jam.

Sementara itu, penelitian tentang manfaat susu kambing ini juga dilakukan oleh empat orang dosen dari Universitas Brawijaya Malang dikutip dari edukasi kompas. Keempat orang dosen itu di antaranya adalah Masdiana Cendrakasih Padaga, Ar Rohman Taufiq Hidayat, Ajeng Erika Prihastuti Haskito dan Kartika Putri Kumalasari.

Lalu, Ajeng berpendapat bahwa susu kambing lebih dipilih karena memiliki protein immunolgik yang berbeda dari susu sapi. Asam lemak rantai sedang dan globular lemak juga relatif kecil. Kemudian, kandungan laktalbumin dan kasein juga mempunyai struktur yang berbeda dibandingkan susu sapi, ini menyebabkan susu kambing lebih toleran terhadap alergi pada orang yang sensitif laktalbumin.

“Pada susu sapi mengandung alfa1casein yang berperan sebagai allergen utama sampai 33,7 persen. Sedangkan, pada susu kambing hanya 3,9 persen,” papar Ajeng.

Meski memiliki berbagai macam keunggulan, mengonsumsi susu kambing juga tidak boleh berlebihan. Ini merujuk pada Buku Toksikologi yang ditulis oleh Bagian Farmakologi dan Toksikologi UGM (Universitas Gajah Mada) yang mengatakan bahwa “All substances are poison. There is none that is not poison, the right dose and indication deferentiate a poison and a remedy.

Ungkapan tersebut juga sama seperti kalam Allah dalam Al Quran surat Al A’raf:31 yang berbunyi, “Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.” (ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat