Sumbangsih Dokter Salim untuk Kemajuan RS Al Irsyad Surabaya

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Sejak berdirinya hingga kini, RS Al Irsyad telah melalui begitu banyak transformasi. Transformasi tersebut telah terjadi di berbagai lini. Salah satunya, di lini pelayanan, dimana di dalamnya ada sumbangsih Dokter Salim.

Pria bernama lengkap Salim Ubaid ini mengawali kiprahnya di RS Al Irsyad sebagai dokter paruh waktu UGD RS Al Irsyad. Kiprahnya ini dimulai pada akhir tahun 1999. Diawali sebagai dokter jaga UGD hingga memegang tampuk jabatan penting di RS sebagai Manajer Operasional tentu dilewatinya dengan dedikasi dan kontribusi.

Diceritakannya bahwa justru pengalaman yang sangat diingatnya adalah ketika ia memegang jabatan sebagai manajer operasional.

“Saya sudah 5-6 tahun ini ya nggak pegang bidang medis. Lebih ke manajemen. Jadi, justru hal-hal di manajemen yang sangat mengenang bagi saya,” katanya.

Salah satu yang terpatri dalam ingatannya adalah ketika salah seorang customer RS ribut membawa LSM dengan manajemen soal BPJS Kesehatan. Ia menceritakan bahwa pelanggan tersebut komplain dan marah karena ditarik biaya perawatan oleh RS, karena pelanggan kekeuh ingin menggunakan BPJS.

Saat situasi tersebut, karyawan RS telah menjelaskan di awal sebelum masuk perawatan apakah pasien memiliki BPJS atau asuransi lain. Namun, pertanyaan ini sering diabaikan oleh para pelanggan. Mereka lebih memprioritaskan pasien dirawat segera, namun lupa bahwa RS juga ada prosedurnya tersendiri.

“Biasanya mereka itu berprinsip wes pokoknya masuk dulu. Jadi, ketika pendaftaran, mereka terdaftar sebagai pasien umum. Tentunya, pasien umum ada biaya tersendiri yang harus ditanggung sebagai konsekuensi,” lanjutnya.

Setelah itu, ketika pembayaran pelanggan tersebut marah-marah dan menganggap RS menolak BPJS. Tak ayal, mereka pun meminta uang pembayaran dikembalikan. Di posisi terhimpit dimana RS juga tidak bisa menawarkan bukti, maka mau tidak mau, RS mengembalikan uang biaya perawatan. Setelah uang tersebut dikembalikan, pelanggan tersebut malah membagi-bagikan uang sebagai ungkapan terima kasih telah dimediasi masalahnya dengan RS.

Belajar dari hal tersebut, dr. Salim memutuskan untuk membuat surat pernyataan khusus yang harus diisi oleh pelanggan. Surat ini merupakan pernyataan tertulis dengan materai, bahwa pelanggan telah sepakat dengan sistem pembayaran yang dipilih.

“Ketika kita memilih membuka sistem pembayaran BPJS ini ada dinamikanya sendiri. Peraturan di RS senantiasa dinamis untuk menyesuaikan,” jelasnya. (ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat