Pentingnya Vaksinasi Influenza bagi Ibu Hamil

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Vaksinasi influenza dilakukan agar terhindar dari risiko influenza. Tak terkecuali bagi ibu yang sedang hamil. Karena, mereka termasuk kelompok yang berisiko tinggi terhadap penyakit ini. Lalu amankah vaksinasi tersebut selama masa kehamilan?

Perubahan suhu dan cuaca yang ekstrim belakangan ini sangat membuat kita merasa tidak nyaman dalam melakukan aktifitas sehari-hari, bahkan tidak sedikit yang akhirnya terserang influenza, tidak terkecuali pada ibu hamil, yang menurut laporan Badan Ksehatan Dunia (WHO) merupakan golongan risiko tinggi tertular virus influenza.

Menurut Dokter Spesialis Kandungan, dr. Amir Fahad, SP.OG, yang harus diketahui bersama adalah bahwa influenza bukan penyakit sepele, terutama bila hinggap pada perempuan hamil.

“Ada beberapa laporan kasus tentang efek samping parah dari flu pada ibu hamil terutama jika terkena pada trimester media atau ketiga yang harus sampai rawat inap. Oleh sebab itu, sudah saatnya kita lebih berfikir untuk melakukan pencegahan dengan memberikan vaksin,” ujar Dokter yang bertugas di RS Al Irsyad Surabaya tersebut.

Influenza atau flu merupakan penyakit akibat virus yang menyebabkan seseorang mengalami berbagai gejala, seperti sakit badan, menggigil, demam, lemas dan diare. Umumnya penyakit ini akan berakhir dalam sepekan namun tidak sedikit yang lebih.

Perubahan sistem imun selama kehamilan membuat perempuan hamil atau yang baru melahirkan lebih mudah terserang virus influenza ini. tentunya bila terserang flu saat hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi saat kehamilan, termasuk kelahiran prematur.

Vaksin flu sangatlah berguna bagi anak-anak di bawah lima tahun dan ibu hamil. Akan tetapi, vaksin flu tidak dapat diberikan untuk bayi kurang dari enam bulan, maka WHO merekomendasikan pemberian vaksin pada ibu hamil.

“Hal ini karena dapat memberikan perlindungan kepada bayu yang baru lahir dalam enam bulan pertama kehidupannya,” tambahnya.

Penelitian menunjukkan bahwa setelah vaksin influenza disuntikkan kepada ibu hamil, tubuh ibu hamil akan membentuk antibodi untuk mencegah penularan infeksi influenza. Antibodi yang dibentuk oleh tubuh ibu hamil akan ikut ‘diturunkan’ kepada janin dalam kandungan melalui plasenta.

Kapan Waktu Pemberiannya?

Dr. Amir memaparkan, banyak ibu hamil yang tidak mengetahui pentingnya melakukan vaksin flu. Hanya sekitar 10 persen dari ibu hamil yang mendapatkan vaksin flu. Padahal ibu hamil merupakan sasaran empuk bagi virus influenza ini.

“Untuk itu, para dokter kandungan dan dokter anak sedang menggalakkan edukasi tentang pentingnya pemberian vaksin ini,” papar dr. Amir.

Vaksin influenza diberikan sekali dalam setahun untuk ibu hamil tepatnya pada trimester kedua atau ketiga (di atas empat bulan atau satu bulan sebelum melahirkan). Waktu ini yang dinilai palig tepat agar perlindungan bayi setelah lahir nanti semakin lama.

“Untuk dosis, vaksin influenza pada ibu hamil menyesuaikan dosis orang dewasa, dan yang terakhir, vaksin ini tidak akan mengganggu produksi Air Susu Ibu (ASI),” tutupnya. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat