Selain Virus Corona, Waspadai Penyakit Lain dengan Penularan Melalui Droplet

Rs-alirsyadsurabaya.co.id – Virus corona yang semakin meluas ini penularannya dapat terinfeksi pada seseorang terkena droplet dari orang yang terinfeksi. Selain virus corona, ada beberapa penyakit lain yang menginfeksi melalui droplet yang juga perlu diwaspadai.

Droplet merupakan partikel kecil seperti rintik hujan yang dihasilkan oleh seseorang yang sedang batuk atau bersin. Partikel ini, seperti dilansir Kumparan, mengandung mikroorganisme penyebab penyakit. Jika partikel ini terkena orang yang sehat, maka orang tersebut dapat mengalami kondisi yang sama.

Virus corona menjadi salah satu virus yang penyebarannya melalui droplet. Selain virus ini, ada beberapa penyakit lain yang diketahui penyebarannya melalui droplet. Berikut adalah penyakit-penyakit tersebut.

Tuberkulosis (TBC)

Penyakit paru-paru ini disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis. Hanya dengan terpapar udara yang terkontaminasi bakteri ini, maka dapat membuat orang sehat terinfeksi. Umumnya, penyakit ini menginfeksi organ paru-paru. Namun, dalam beberapa kasus juga dapat menginfeksi tulang, usus, kelenjar getah bening, dan organ tubuh lainnya.

Pada tahun 2018 lalu, Badan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat setidaknya ada 10 juta orang di dunia sakit TBC.

Meningitis

Meningitis adalah kondisi peradangan pada otak karena infeksi bakteri, virus, jamur, atau protozoa. Penyakit ini dapat ditularkan melalui beragam cara, termasuk droplet. Gejala meningitis dapat berupa demam tinggi, sakit kepala, kaku leher, penurunan kesadaran hingga kejang.

“Bakteri atau virus yang menyebabkan meningitis bervariasi. Makanya pasien yang didiagnosa meningitis harus menjalani pemeriksaan lab untuk mengetahui jenis virus atau bakteri yang menyerangnya. Setelah itu, antibiotika yang diberikan juga harus disesuaikan dengan bakteri atau virus tersebut,” kata Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdoss), Profesor Hasan Machfoed.

Pneumonia

Pneumoni juga adalah penyakit yang umumnya menginfeksi paru-paru. Menurut American Lung Association, pneumonia adalah infeksi paru-paru yang juga disebabkan oleh bakteri, virus, ataupun jamur.

Sama seperti virus corona, penyebaran penyakit pneumonia ini dapat terjadi jika seorang yang sehat kontak dengan cairan penderita. Gejalanya meliputi batuk berdahak, demam, sesak napas hingga nyeri dada.

Hepatitis B

Dalam laman NHS disebutkan bahwa hepatitis adalah suatu penyakit yang berhubungan dengan peradangan di organ hati. Penyebab hepatitis selain dari bakteri dan virus, juga bisa karena konsumsi minuman beralkohol yang berlebihan.

Hepatitis dapat ditularkan pada orang yang sehat hanya dengan kontak cairan atau droplet penderita. Melansir dari tirto, dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes, mengungkap bahwa penularan hepatitis A melalui kotoran atau mulut, hepatitis B,C, dan D dapat melalui kontak cairan tubuh.

Gejala dari penyakit ini bisa beragam. Namun, umumnya penderita akan mengalami mata kuning, sakit perut, urine keruh, mual dan muntah, hingga penurunan nafsu makan.

Penyakit-penyakit tersebut dapat dicegah jika penderita memakai masker untuk meminimalisasi droplet jatuh di tempat lain. Dengan begitu, orang-orang yang sehat tidak akan tertular, penderita dapat ditangani, dan penyebaran dapat dihentikan. (ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat