RS Al Irsyad Surabaya

Sauna: Relaksasi yang Bisa Menyehatkan Asal Digunakan dengan Benar

Sauna sering dianggap sekadar tempat untuk relaksasi dan melepaskan penat. Namun belakangan, banyak bukti menunjukkan bahwa jika digunakan dengan benar dan rutin, sauna punya potensi untuk memberikan manfaat besar bagi kesehatan terutama kesehatan jantung dan sirkulasi darah.

Manfaat Sauna bagi Tubuh dan Jantung

  • Meningkatkan fungsi jantung dan pembuluh darah
    Selama sauna, suhu tinggi menyebabkan detak jantung meningkat mirip dengan olahraga intensitas ringan-menengah. Sistem sirkulasi bekerja lebih keras, pembuluh darah melebar, dan aliran darah meningkat hal yang bisa memperkuat fungsi jantung dan membantu menjaga elastisitas pembuluh darah.
  • Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular & kematian dini
    Studi jangka panjang menunjukkan bahwa orang yang rutin sauna misalnya 4–7 kali per minggu memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit jantung, serangan jantung mendadak, stroke, atau kematian akibat penyakit kardiovaskular dibanding yang hanya sauna sesekali.
  • Membantu tekan darah & kontrol kolesterol
    Sauna dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memperbaiki profil pembuluh darah. Penelitian terbaru menunjukkan, jika sauna digabungkan dengan olahraga, efek penurunan tekanan darah dan kolesterol bisa lebih baik dibanding hanya olahraga saja.
  • Relaksasi, pengurangan stres, dan potensi manfaat untuk paru serta sistem imun
    Selain efek fisik, sauna sering dianggap membantu meredakan stres dan melepaskan ketegangan hal ini membantu kualitas tidur, peredaran darah, dan mungkin mendukung fungsi pernapasan. Sebagian penelitian juga menunjukkan potensi manfaat pada kondisi peradangan, sendi, atau penyakit kronis tertentu.

Siapa Harus Hati-Hati dan Bagaimana Menggunakan Sauna dengan Aman

Meskipun banyak manfaat, sauna bukan tanpa risiko. Beberapa kondisi perlu mendapat perhatian khusus:

  • Orang dengan penyakit jantung berat, tekanan darah tidak stabil, atau gangguan sirkulasi sebaiknya berkonsultasi dokter dulu sebelum sauna.
  • Hindari konsumsi alkohol atau beraktivitas berat sebelum atau saat sauna karena bisa meningkatkan risiko dehidrasi, gangguan irama jantung, atau hipotensi.
  • Pastikan hidrasi terpenuhi: minum cukup air sebelum dan setelah sauna untuk menggantikan cairan yang keluar lewat keringat.
  • Durasi ideal umumnya 10–20 menit per sesi terlalu lama bisa membuat badan overheat.

Kapan Sauna Bisa Menjadi Bagian Pola Hidup Sehat

Sauna bukan pengganti olahraga atau gaya hidup sehat tapi bisa menjadi pelengkap yang bermanfaat, terutama bila digabung dengan kebiasaan sehat lain:

  • Lakukan sauna secara rutin, misalnya 2–4 kali seminggu (jika kondisi tubuh mendukung).
  • Gunakan sauna sebagai bagian dari relaksasi dan manajemen stres setelah aktivitas fisik ringan atau hari kerja padat.
  • Padukan dengan gaya hidup sehat: konsumsi air cukup, makanan bergizi, olahraga teratur, dan istirahat cukup.
  • Hindari sauna bila sedang demam, dehidrasi, konsumsi alkohol, atau memiliki kondisi medis berat tanpa pengawasan dokter.

Sauna terutama sauna kering dengan suhu tinggi jika digunakan dengan benar dan dalam kondisi tubuh sehat, bisa lebih dari sekadar relaksasi. Sauna menawarkan manfaat nyata bagi kesehatan jantung, sirkulasi darah, tekanan darah, serta membantu meredakan stres dan meningkatkan kualitas hidup. Namun, sama seperti bentuk terapi atau olahraga lain, penting untuk menggunakan sauna dengan bijak, memperhatikan kondisi tubuh, dan tidak mengabaikan hidrasi serta keselamatan.

Tim Redaksi

Menyajikan informasi seputar kesehatan, tips medis, dan layanan rumah sakit Al Irsyad Surabaya. Konten ditulis oleh tim profesional dengan dukungan tenaga medis berpengalaman.