Bahaya Hepatitis Akut Misterius hingga Sebabkan Kematian, Ini Saran Dokter Spesialis Anak RS Al Irsyad Surabaya

Orangtua diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit hepatitis akut misterius yang kini mulai banyak menyerang anak-anak.

Dokter spesialis anak RS Al Irsyad Surabaya, dr Nurita Alami Dwi Wijayanti, Sp A menyebutkan hepatitis sendiri adalah proses peradangan pada hati.

“Penyebab hepatitis umumnya bisa disebabkan oleh infeksi atau non infeksi,” ujarnya dalam Talk Show RS Al Irsyad On Air yang bertema ‘Mengenal Lebih Dalam Tentang Hepatitis Akut’ di Radio Suara Muslim Surabaya, Sabtu (21/5/2022).

Ia memaparkan, untuk penyebab hepatitis itu bisa disebabkan infeksi Hepatitis A, B, C, D, E, demam berdarah, tuberkulosis.

Sedangkan untuk non infeksi bisa disebabkan oleh obat-obatan, auto imun, kelainan darah dan lain-lain.

“Akhir-akhir ini hepatitis akut misterius menjadi perhatian karena kasusnya mengalami kenaikan dan gejala klinis nya berat. Sementara penyebabnya bukan seperti hepatitis yang biasa diketahui maka pengobatan akan sulit. Karena pengobatan berdasarkan penyakit penyebab,” paparnya.

“Hepatitis akut misterius diketahui mulai tersebar pada bulan April ini di Negara Inggris. Biasanya di Inggris ada 4-5 kasus setiap tahun, kemarin naik sekian puluh kasus dan Itu menjadi perhatian organisasi kesehatan dunia,” tambahnya.

dr Nurita menyebutkan jika penyakit hepatitis akut misterius dapat menyebabkan kematian, kerusakan hati yang berat sampai mengalami kanker hati. Sedangkan di Indonesia, dr Nurita menyebutkan kondisi hepatitis misterius masih dikaji dan status masih suspek, 1 kasus berstatus probable.

“Penderita meninggal karena memang datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi yang terlambat. Jadi kalau si kecil gejala demam, mual muntah, diare, nyeri perut, dehidrasi segera dibawa ke rumah sakit. Jangan menunggu anaknya lemas atau dalam kondisi anaknya yang kuning sangatiti sudah terlambat,” sebutnya.

“Bila segera dibawa ke rumah sakit, diharapkan dokter dapat mendiagnosa atau mengevaluasi penyakit apakah ini lebih ke saluran cerna ataukah hepatitis nya,” imbuhnya.

Untuk obat hepatitis akut misterius sendiri, dr Nurita menyebutkan jika hingga kini belum diketahui pasti dan masih terus dikaji.

Yang bisa dilakukan adalah langkah pencegahan. Orangtua diharapkan menjaga perilaku hidup sehat untuk buah hatinya seperti yang biasa dilakukan selama Pandemi Covid-19.

“Tetap menjaga protokol kesehatan yaitu mengenakan masker, cuci tangan, jaga jarak ditambah dengan pencegahan dari saluran cerna, tidak berganti-ganti alat makan, memasak makanan sampai matang, mencuci makanan sampai bersih sebelum dimasak, dan membuang pampers yang dibungkus plastik dan dibuang ke tempat sampah. Dan sebaiknya anak jangan diberikan jajan sembarangan,” tandasnya. (Sdi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat