RS Al Irsyad dan KONI Bersinergi untuk Para Atlet dan Pelatih Olahraga Minimalisasi Cedera

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Sabtu ini (19/10), RS Al Irsyad Surabaya sukses menggelar seminar khusus bagi para atlet dan pelatih olahraga. Dalam seminar tersebut, RS Al Irsyad berupaya maksimal agar para atlet serta pelatihnya dapat meminimalisasi cedera ketika berlaga.

Acara tersebut dihadiri oleh 75 orang dari berbagai instansi keolahragaan. Mulai dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Jatim, KONI Surabaya, DBL Academy dan beberapa pelatih olahraga dari universitas, sekolah-sekolah dan klub olahraga di Surabaya.

KONI Jatim diwakili oleh tiga orang, yang salah satunya adalah dr. Wardi Azhari Siagian dan beberapa pendamingnya. “Hari ini juga dihadiri salah satu konsultan rehabilitasi medik KONI Jatim, Russell Mathanda dari Australia,” imbuhnya.

Dalam acara bertajuk Scientific Weekend itu, RS Al Irsyad secara khusus membawa tema Sport Injury. Ini didasari pada fakta di lapangan bahwa seringkali beberapa pelatih memaksa atlet untuk bertanding ketika telah menunjukkan tanda-tanda cedera.

“Ada beberapa pelatih yang kadang memaksa para atletnya yang cedera untuk terus bertanding dengan diiming-imingi bonus. Ini memang baik untuk tim pada saat itu, tapi buruk untuk masa depan atlet,” kata dr. Syarwani, selaku panitia dalam acara tersebut.

“Kami ingin berusaha untuk memberikan pengetahuan pada para pelatih dan atlet. Dimana, ketika cedera ada beberapa tahapan yang menentukan apakah atlet tersebut masih dapat lanjut bertanding atau tidak,” ungkapnya.

RS Al Irsyad Juga Kenalkan Klinik Ortopedi Terbaik

Selain bertujuan untuk mengedukasi para atlet dan pelatih tentang pentingnya mengenali sport injury, RS Al Irsyad Surabaya juga ingin menancapkan namanya sebagai RS dengan klinik ortopedi terbaik.

“Kami ingin kenalkan pada masyarakat, khususnya Surabaya bahkan Jawa Timur sebagai pusat arthoplasty dan sport injury center,” terang pria yang juga dokter umum di RS Al Irsyad itu.

Di sisi lain, ia juga menjelaskan bahwa sebenarnya sudah puluhan atlet yang telah ditangani oleh RS Al Irsyad Surabaya. Atlet-atlet tersebut mulai dari atlet daerah hingga klub sepakbola nasional seperti Persiba Balikpapan dan Bhayangkara FC. “Kebanyakan cedera atlet itu ada di lutut, seperti ACL atau cedera ligamen,” tandasnya.

Esok hari, scientific weekend masih berlanjut, namun acara tersebut dikhususkan untuk dokter-dokter umum, dokter-dokter cabang olahraga KONI hingga para fisioterapis yang memiliki pengalaman menangani cedera olahraga.(ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat