RS Al Irsyad Ajak Ibu Hamil Agar Tidak Takut Vaksinasi COVID-19

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Ibu hamil tergolong dalam orang dengan kondisi rentan terinfeksi COVID-19. Setelah melalui beberapa penelitian dan observasi, para pakar kesehatan menyarankan agar ibu hamil melakukan vaksinasi. Rekomendasi ini juga disuarakan oleh RS Al Irsyad Surabaya.

Pada Sabtu (28/8) lalu, RS Al Irsyad bersama Suara Muslim Radio Network melakukan live on air. On air kali ini, RS membawakan tema “Melahirkan di kala pandemi, serta pentingnya Vaksin Covid bagi Ibu Hamil”. Dalam acara tersebut salah satu dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Pandu Hanindito, Sp.OG menjadi narasumber.

Dalam gelar wicara tersebut, dr. Pandu mengatakan bahwa ibu hamil sangat penting untuk melindungi diri dari COVID-19. Salah satu perlindungan yang telah tersedia ialah dengan melakukan vaksinasi.

“Ibu hamil jangan takut vaksinasi COVID-19. Itu sudah aman. POGI merekomendasikannya. Pakailah vaksin-vaksin yang telah diizinkan oleh pemerintah seperti Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh dr. Pandu, sudah ribuan ibu hamil melakukan vaksinasi untuk COVID-19. Dan sebagian besar dari angka tersebut merupakan ibu hamil dari Provinsi Jawa Timur. Kebanyakan ibu hamil yang mengambil vaksin tersebut mendapatkan jatah vaksin Sinovac.

Dewasa ini, Dinas Kesehatan Kota Surabaya telah menggencarkan vaksinasi untuk ibu hamil. Mereka bekerja sama dengan seluruh RS di Kota Surabaya untuk melayani vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil. Kerja sama ini juga dilakukan oleh RS Al Irsyad Surabaya dalam rangka melindungi ibu hamil.

“Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar dan memberi hasil yang baik,” ujar dokter yang juga berpraktik di RSUD dr. Soetomo itu.

Ibu Hamil Perlu Tetap Tenang Ketika Hasil Uji Infeksi COVID-19 Keluar

Kemudian, ketika ibu hamil mengalami gejala COVID-19, dr. Pandu menyarankan agar tidak panik. Ibu hamil dapat tetap menuju fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk melakukan uji infeksi COVID-19. Uji infeksi tersebut dapat dilakukan baik dengan swab antigen atau pun PCR.

“Ibu hamil jangan khawatir, tetap tenang, dan jangan panik. Tetap laksanakan protokol kesehatan secara ketat. Lakukan isolasi mandiri jika gejala ringan, jika berat segera menuju fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” imbuhnya.(ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat