Remaja pun Rentan Terserang Penyakit Degeneratif

Rs-alirsyadsurabaya.co.id – Umumnya penyakit degeneratif rata-rata dialami oleh lansia dengan usia 60 tahun ke atas. Namun, faktanya dalam era milenial penyakit ini ternyata sudah banyak menghampiri para remaja yang diakibatkan oleh banyak faktor, terutama dari faktor buruknya gaya hidup. Berikut beberapa penyakit degeneratif yang banyak diderita oleh remaja milenial seperti dilansir dari liputan6.

Osteoporosis, karena Rokok dab Alkohol

Kebiasaan buruk remaja milenial seperti merokok, minum-minuman beralkohol, jarang berolahraga, hingga malas gerak (mager) merupakan penyumbang berbagai macam penyakit berbahaya, salah satunya adalah osteoporosis.

Penyakit yang digadang-gadang sebagai silent killer ini telah banyak dijumpai pada remaja. Hal tersebut dikarenakan kebiasaan buruk remaja milenial mengakibatkan tubuhnya kekurangan kalsium dan vitamin D yang berperan penting untuk kesehatan tulang.

Pola Makan Buruk Mengundang Diabetes Melitus

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes-RI) pada tahun 2013, ternyata banyak ditemukan kasus diabetes pada kelompok umur 15 hingga 34 tahun. Dengan rincian, dalam kelompok umur 15-24 tahun sebanyak 26 persen dan dalam kelompok umur 25-34 tahun sebanyak 28 persen.

Menurut kemenkes, hal ini diakibatkan karena banyak faktor, namun yang paling besar pengaruhnya adalah gaya hidup buruk dan pola makan yang tentunya berpengaruh buruk pula bagi kesehatan. Untuk itu kemenkes menganjurkan agar para remaja lebih peduli terhadap kesehatannya misalnya dengan berolahraga secara teratur, mengikuti diet rendah kalori dan lemak, serta mengurangi asupan makanan olahan dan karbohidrat kosong untuk menunda atau bahkan mencegah sepenuhnya penyakit diabetes.

Stroke karena Gaya Hidup

Dengan banyaknya kasus stroke yang ditemukan pada usia remaja, kewaspadaan harus ditingkatkan untuk lebih memperhatikan gaya hidup sehat. Kebiasaan olahraga nyatanya mampu untuk membakar kalori dan lemak, inilah yang diperlukan tubuh agar tidak terjadi penyumbatan lemak dalam darah yang mengakibatkan penyakit jantung dan stroke.

Selain itu, menghindari berbagai faktor penyebabnya adalah hal yang sangat baik untuk dilakukan, misalnya dengan tidak merokok, menggunakan narkoba dan alkohol. Dengan begitu resiko terkena penyakit jantung dan stroke akan menurun secara drastis dan dipastikan tubuh akan semakin sehat.

Namun, ketika telah ditemukan beberapa kondisi yang mengarahkan seseorang kepada penyakit stroke seperti Face, Arm, Speech dan Time (FAST) seperti dikutip dar hellosehat. Sebaiknya segera menemui dokter di RS yang dipercaya.

Face, adalah sebuah kondisi saat  seseorang tidak bisa mengangkat kedua sisi mulut untuk tersenyum. Arm, adalah sebuah kondisi dimana salah satu lengan lemah lunglai ke bawah. Speech, yaitu kondisi ketika kata-kata mendadak cadel. Time, jika semua gejala tersebut dialami dalam waktu yang sama.

Konsultasikan berbagai permasalahan kesehatan Anda di Rumah Sakit (RS) Al Irsyad Surabaya, salah satu rumah sakit terbaik di kota pahlawan. Berbagai dokter spesialis siap membantu Anda. (nsa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat