RS Al Irsyad Surabaya

Polifagia: Kondisi Rasa Lapar Berlebihan Meski Sudah Makan

Rasa lapar merupakan sinyal alami tubuh yang menandakan kebutuhan energi. Namun, pada kondisi tertentu, seseorang bisa terus merasa lapar meskipun sudah makan dalam jumlah yang cukup. Kondisi ini dikenal dengan istilah polifagia.

Polifagia bukanlah penyakit, melainkan gejala yang dapat menandakan adanya gangguan pada tubuh, baik terkait pola makan, keseimbangan hormon, maupun kondisi medis tertentu.

Apa Itu Polifagia?

Polifagia adalah istilah medis yang menggambarkan rasa lapar berlebihan atau nafsu makan meningkat secara tidak wajar, meskipun seseorang telah makan. Orang yang mengalami polifagia sering merasa ingin makan terus-menerus dan sulit merasa kenyang.

Kondisi ini perlu diperhatikan, terutama bila terjadi dalam jangka waktu lama atau disertai keluhan lain.

Penyebab Polifagia

Polifagia dapat dipicu oleh berbagai faktor, antara lain:

1. Pola makan tidak seimbang
Konsumsi makanan tinggi gula atau karbohidrat sederhana, namun rendah protein dan serat, dapat membuat rasa kenyang tidak bertahan lama.

2. Gangguan hormon
Ketidakseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, seperti insulin, leptin, dan ghrelin, dapat memicu nafsu makan berlebih.

3. Stres dan faktor emosional
Stres, cemas, atau emosi tertentu dapat menyebabkan seseorang makan berlebihan sebagai bentuk pelampiasan.

4. Kondisi medis tertentu
Polifagia dapat menjadi gejala dari beberapa penyakit, seperti:

  • Diabetes melitus
  • Hipertiroidisme
  • Gangguan makan
  • Gangguan metabolik atau neurologis

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Beberapa tanda polifagia antara lain:

  • Rasa lapar terus-menerus
  • Nafsu makan meningkat drastis
  • Sering makan di luar jadwal
  • Sulit merasa kenyang
  • Perubahan berat badan tanpa sebab jelas

Cara Mengatasi Polifagia

Penanganan polifagia tergantung pada penyebabnya. Secara umum, langkah berikut dapat membantu mengurangi rasa lapar berlebihan:

  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan kandungan protein dan serat yang cukup
  • Menghindari makanan tinggi gula dan olahan berlebihan
  • Minum air putih secara cukup
  • Mengelola stres dengan baik
  • Menjaga pola makan dan waktu makan yang teratur

Jika keluhan berlangsung lama atau disertai gejala lain, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Polifagia adalah kondisi rasa lapar berlebihan meskipun sudah makan, yang dapat disebabkan oleh faktor gaya hidup, psikologis, maupun kondisi medis tertentu. Mengenali gejala dan penyebabnya penting agar penanganan dapat dilakukan secara tepat. Konsultasi dengan tenaga kesehatan disarankan bila polifagia mengganggu aktivitas sehari-hari atau kualitas hidup.

Tim Redaksi

Menyajikan informasi seputar kesehatan, tips medis, dan layanan rumah sakit Al Irsyad Surabaya. Konten ditulis oleh tim profesional dengan dukungan tenaga medis berpengalaman.