Phacoemulsification: Pengobatan Katarak dengan Alat Canggih di RS Al Irsyad

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Jumlah penderita penyakit katarak di Indonesia terus mengalami peningkatan. Dengan adanya perkembangan teknologi maka operasi untuk penyakit katarak juga mengalami perubahan, yang tadinya memiliki banyak sayatan kini minim sayatan dan tak perlu waktu lama.

Setiap tahun, kebutaan akibat katarak di Indonesia terus bertambah 0,1 persen. Kurang lebih 250 ribu penduduk Indonesia harus mengalami kebutaan karena katarak. Bahkan di Jawa Timur, angka kebutaan karena katarak mencapai 4,4 persen, dilansir dari beritajatim.

Menurut dr. Dianawati Koesoemowardani, Sp.M, dokter spesialis mata di Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya menjelaskan bahwa katarak adalah suatu kondisi dimana terdapat kekeruhan pada lensa mata. Secara normal lensa mata adalah bening, yang berfungsi untuk memfokuskan sinar yang masuk ke mata dan fokus jatuh pada retina (bintik kuning).

Apabila terdapat keruhan pada lensa maka akan mengakibatkan sinar terhalang masuk mata sehingga menjadi menurun atau kabur. Semakin banyak kekeruhannya, maka semakin kabur penglihatannya. Bila sudah menjadi keruh semua, maka pasien tidak bisa melihat atau mengalami kebutaan.

“Tetapi katarak bisa dioperasi, sehingga pasien bisa melihat lagi,” ungkap dokter Diana, panggilan akrabnya.

Di Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya telah menerapkan operasi katarak dengan menggunakan teknik Phaco. Pelayanan operasi katarak dengan teknik ini sudah diterapkan sejak empat tahun yang lalu.

Keunggulan operasi katarak dengan teknik phaco adalah tanpa sayatan yang lebar, operasipun lebih cepat, mudah dan tanpa jahitan. “Proses phaco hanya 15 sampai 25 menit saja, dan proses sembuh pasca operasi kurang lebih satu minggu,” paparnya.

Dengan kelebihan yang disuguhkan oleh teknik phaco tersebut, pasien yang berkunjung di Rumah Sakit Al Irsyad hanya untuk mengantri operasi katarak sangat banyak setiap minggunya.

“Jumlah pasien katarak di RS Al Irsyad cukup banyak, operasi kita rata rata 20 – 25 pasien per minggu,” ujar dokter Diana.

Pasien tak perlu khawatir dengan biaya yang diperlukan untuk operasi katarak dengan teknik phaco ini. Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya memiliki paket lengkap dengan rawat inap seklaigus.

“Untuk biaya memang tergantung lensa karena ada beberapa harga lensa. Di RS Al Irsyad sudah disediakan paket dengan rawat inap sehingga pasien tak perlu khawatir,” katanya.

Meski umumnya pasien pasca operasi dapat langsung pulang namun karena di RS Al Irsyad adanya pemeriksaan atau kontrol satu hari setelah operasi sehingga dikemukakan paket dengan rawat inap sekaligus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat