PG/TK Al-Irsyad Surabaya Rutin Lakukan Pemeriksaan Kesehatan di RS Al-Irsyad Surabaya

Rs-alirsyadsurabaya.co.id–Memulai tahun ajaran baru, PG/TK Al-Irsyad Surabaya memiliki satu program sekolah baru yang dilakukan bekerja sama dengan RS Al-Irsyad Surabaya, yakni program pemeriksaan kesehatan. Program ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan pada gigi dan mulut, dan telah dilaksanakan dua hari, yakni 25 dan 26 Oktober 2019.

Memanfaatkan peran dalam satu perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah antara RS Al-Irsyad Surabaya dengan PG/TK Al-Irsyad Surabaya, Dian Yuniar W., S.Pd. selaku Penanggung Jawab Program ini mengungkapkan bahwa dibuatnya program ini guna mendukung program pemerintah untuk ikut peduli pada kesehatan anak didik yang juga merupakan aturan normal untuk pemeriksaan kesehatan gigi.

“Jadi program ini adalah yang pertama kali dan akan kita lakukan setiap semester,” tutur Dian.

Untuk itulah, pihaknya bekerja sama dengan RS Al-Irsyad Surabaya untuk menggelar pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut yang telah dilakukan pada Jum‘at dan Sabtu kemarin, serta pemeriksaan kesehatan secara umum yang akan dilaksanakan pada agenda mendatang.

Sebelumnya, ratusan PG/TK Al-Irsyad Surabaya juga memiliki kegiatan rutin berkunjung ke rumah sakit untuk mengenal profesi dokter gigi lebih dekat dan memeriksakan kesehatan gigi bersama, dan RS Al-Irsyad lah yang selalu menjadi RS tujuan mereka.

Pemeriksaan pun dimulai pada pukul 08.00 pagi. Karena banyaknya murid di PG/TK Al-Irsyad Surabaya, peeriksaan pun dibagi menjadi dua hari, yakni pada hari pertama ialah giliran murid TK A, serta kelas PG 1 dan 3, lalu di hari kedua merupakan giliran murid TK B, serta kelas PG 2 dan 4.

“Hari pertama saja jika dijumlah dari TK A dan kelas kelas PG 1 dan 3 sudah mencapai 108 murid,” ungkap Dian.

Meski begitu, Dian mengungkapkan, kegiatan ini tidak mengganggu jadwal pembelajaran, dan dilakukan secara bergiliran tiap kelas.

drg. Raisya Adibah,  dengan didampingi perawat Inas Dania Laily, S.Tr.Kes. pun dengan telaten dan sabar memeriksa satu per satu murid pada hari pertama. Begitu pula dengan drg. Murni Fadhillah yang didampingi perawat Sr. Alfi R., A.Md. Kes.GI. pada hari kedua.

Saat melakukan pemeriksaan, berbagai tingkah lucu dan menggemaskan pun ditunjukkan para anak-anak. Beberapa anak ada yang terlihat percaya diri membuka mulutnya untuk diperiksa, namun ada pula yang tidak mau membuka mulut, bahkan menangis karena memiliki pengalaman sakit gigi.

Menurut drg. Raisya dan drg. Murni sendiri, kebanyakan kasus yang ditemui pada anak-anak adalah karies, gigi sudah sisa akar, erupsi, dan adanya kelebihan gigi. Setiap murid yang diperiksa pun diajak untuk terus merawat giginya dengan selalu menggosok gigi.

Selanjutnya, dari hasil pemeriksaan dalam dua hari ini, murid akan diberi rekomendasi rujukan untuk perawata gigi-gigi mereka di RS Al-Irsyad apabila memang diperlukan. Dengan kartu pelajar Al-Irsyad yang mereka miliki, maka para murid pun bisa bebas dari biaya pendaftaran di Rumah Sakit. (nin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat