Persiapan Terbaik Menjelang Operasi Amandel

Rs-alirsyadsurabaya.co.id– Meski sering dianggap enteng, perlu penanganan khusus untuk penderita radang amandel kronis, yaitu operasi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum operasi dilakukan.

Indikasi diperlukan operasi radang amandel adalah ketika pasien sudah mengalami beberapa gejala khusus. Seperti sulit menelan, panas di tenggorokan, bernafas dengan mulut, dan radang amandel sudah terjadi lebih dari tiga bulan. Sebagaimana yang dikatakan oleh dr. H. Moch. Wachid, Sp. THT-KL, spesialis THT RS Al Irsyad Surabaya.

“Kalau sudah kronis maka harus dioperasi, kalau tidak, dikhawatirkan akan terjadi penyakit lainnya seperti komplikasi abses di daerah belakang telinga, atau mengenai rongga sinus, bisa-bisa bronchitis juga yang kena,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa radang amandel yang harus dioperasi adalah radang pembengkakan yang sudah melebar hingga area T3 dan T4 (semakin menutup kelenjar tonsil).

Sedangkan untuk pasien radang amandel akut, pengobatannya hanya perlu diberikan antibiotic untuk membunuh kuman, dan antiseptic kumur.

Perhatikan Hal Berikut Sebelum Operasi

Menurut pemaparan dr. Wachid, sebelum operasi pastikan anda sudah tidak lagi minum es, juga berpuasa 8 jam sebelum operasi dilakukan. Hal ini dikarenakan pasien akan dibius total selama operas.

“Juga hindari batuk sebelum operasi. Oleh sebab itu pasien yang masih dalam keadaan batuk tidak kami operasi, harus ditunda untuk penyembuhan batuknya dulu. Dikhawatirkan jaitan operasinya akan sobek ketika dia batuk keras,” tuturnya.

Pendarahan post operasi bisa terjadi karena batuk yang terlalu keras ataupun makan makanan yang keras sehingga menyebabkan jahitan operasi lepas/

Makanan Pasca Operasi

Pasien yang baru saja menjalani operasi radang amandel diharuskan mengikuti aturan makan yang baik. Untuk seminggu pertama, pasien dianjurkan makan bubur halus. Untuk seminggu kedua, pasien dapat memakan bubur kasar. Seminggu ketiga, pasien dapat makan lontong ataupun nasi tim. Sedangkan seminggu keempat (satu bulan setelah operasi), pasien dapat makan nasi seperti biasa.

“Sehingga kurang lebih ada tiga minggu untuk pasien dapat makan seperti sedia kala,” tutupnya. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat