Perhatikan Hal Penting Ini agar Tetap Aman Ketika Harus Berkunjung ke Fasilitas Kesehatan

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Beberapa orang merasa tidak aman untuk memeriksakan diri kala sakit ke fasilitas kesehatan, terlebih dalam kondisi pandemi COVID-19. Sebenarnya, berkunjung ke fasilitas kesehatan untuk memeriksakan diri tetap bisa dilakukan, namun tentu saja, harus dengan memperhatikan beberapa hal penting agar tak terinfeksi COVID-19.

Ketika sakit dan tak kunjung sembuh dengan pengobatan di rumah, beberapa orang memilih berkunjung ke fasilitas kesehatan untuk memeriksakan diri ke dokter. Kita tentu perlu mencari solusi kesembuhan di tengah penyakit yang diderita. Namun, di tengah pandemi, situasi menjadi cukup sulit dan bisa membahayakan jika kita berkunjung ke fasilitas kesehatan.

Situasi pandemi COVID-19 membuat kunjungan ke manapun dapat berisiko meluaskan rantai penularan, jika kita tak mengindahkan imbauan-imbauan untuk menekan penularan. Karenanya, jika hendak berkunjung ke fasilitas kesehatan setempat seperti rumah sakit atau Puskesmas, beberapa hal penting berikut perlu diperhatikan.

Tetap Patuh pada Imbauan Pemakaian Masker dan Pembatasan Fisik

Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi imbauan pemakaian masker di ruang publik dan tetap melakukan pembatasan fisik.

“Ya, pakai masker dan physical distancing, saat ini puskesmas di DKI Jakarta baik di kelurahan maupun kecamatan masih banyak pasien yang datang untuk berobat,” jelasnya, dikutip dari Kompas.

Selain mengantisipasi penularan dari diri sendiri, beberapa rumah sakit ataupun puskesmas telah berinisiatif memberikan hand sanitizer gratis di beberapa titik. Dan, para petugas yang sedang bertugas pun memberikan layanan dengan memakai alat pelindung diri (APD).

Duduk Terpisah, Dilarang Mengantre

Ketika berobat di fasilitas kesehatan, ruang tunggu harus dibuat sedemikian rupa agar para pasien tetap dapat melakukan pembatasan fisik. Loket registrasi harus diupayakan tidak ada antrean pasien. Semua ini harus dilakukan berdasar pada pedoman imbauan pembatasan fisik dari pemerintah.

“Tempat duduk berjarak, saat registrasi juga tidak boleh mengantre, jadi memang jangan sampai ada antrean,” imbuhnya.

Setelah para pasien menyelesaikan urusannya di fasilitas kesehatan berkaitan, mereka hendaknya disarankan untuk langsung pulang dan tidak mampir ke tempat lain. Ini karenakan, kita tidak tahu apakah pada pakaian atau tubuh terdapat droplet virus korona.

“Cuci muka dan tangan, disarankan juga langsung mencuci baju dan segeralah ganti baju jika memang sempat menggunakan kendaraan umum,” ungkap dokter spesialis penyakit dalam itu.

Dengan memperhatikan hal penting di atas, risiko penularan penyakit dari fasilitas kesehatan dapat diminimalisasi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mengingatkan selalu update informasi COVID-19 dari sumber yang terpercaya, dan segera ke fasilitas kesehatan setempat jika merasa sakit atau memiliki gejala COVID-19. (ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat