Perhatikan 3 Hal pada Kemasan Makanan Ini untuk Pelihara Kesehatan Jantung

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Memperhatikan aturan tentang makanan, seperti tidak terlalu makan daging merah dan makan sayuran demi kesehatan jantung mungkin masih cukup mudah untuk dilakukan. Namun memperhatikan kandungan makanan kemasan demi kesehatan jantung akan menjadi lebih rumit. Karenanya, ketahui tiga hal berikut.

Panel nutrisi makanan kemasan memang dikemas dengan banyak informasi yang berguna dan penting, tetapi tidak selalu intuitif untuk mengetahui apa yang harus diperhatikan. Selain itu, tak mungkin juga harus menghabiskan banyak waktu untuk menganalisis semua makanan kemasan yang hendak dibeli ketika sedang berbelanja.

Dalam pertemuan kesehatan baru-baru ini yang diselenggarakan oleh The Well, ahli jantung Dariush Mozaffarian, MD, dekan Sekolah Ilmu Gizi & Kebijakan Friedman di Universitas Tufts, berbagi apa yang dia cari pada label nutrisi saat berbelanja makanan. Berikut ini adalah faktor-faktor yang dia katakan untuk menjadi fokus saat berbelanja makanan sehat jantung. 

Kandungan Natrium

Targetkan serendah mungkin kandungan natrium pada makanan kemasan yang hendak dibeli. Ini karena jumlah natrium yang tinggi memaksa tubuh untuk menahan cairan, yang kemudian dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat jantung stres.

Dr. Mozaffarian mengatakan, membandingkan kandungan natrium antara makanan serupa dalam kategori yang sama — seperti berbagai saus tomat atau sup — dapat menjadi faktor penentu yang baik untuk memilih produk. Perlu juga dicatat bahwa natrium dapat muncul dalam makanan yang mungkin tidak Anda duga, seperti roti, keju, dan bumbu.

Rasio Karbohidrat Terhadap Serat

“Semakin rendah rasio karbohidrat terhadap serat, semakin baik,” kata Dr. Mozaffarian. Tolok ukur yang baik adalah 10 gram karbohidrat untuk setiap satu gram serat. “Ini secara intrinsik menyeimbangkan biji-bijian, pati, dan gula olahan versus biji-bijian, biji-bijian, dan dedak,” imbuhnya.

Rekomendasi  tersebut datang dari studi Harvard School of Public Health, yang diterbitkan dalam jurnal Public Health Nutrition. Peneliti Harvard mengamati lebih dari 500 produk biji-bijian yang dijual di toko Walmart dan Stop & Shop.

Mereka menemukan bahwa makanan dengan rasio karbohidrat-serat 10: 1 cenderung memiliki lebih sedikit natrium, gula, dan lemak trans yang seluruh kandungan tersebut tidak bagus untuk kesehatan jantung, dibandingkan produk biji-bijian dengan rasio karbohidrat-serat yang lebih tinggi.

Kualitas Lemak

Faktor utama terakhir, Dr. Mozaffarian berpesan untuk mencari makanan yang memiliki lemak total jauh lebih tinggi daripada lemak jenuh. Lemak jenuh selalu dikaitkan dengan stres pada jantung. Sementara lemak tak jenuh bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Adapun sesuatu yang dikatakan Dr. Mazaffarian untuk tidak perlu terlalu dipusingkan adalah tentang kalori, “Total kalori [konten] bisa menyesatkan,” katanya. Dia juga menyarankan untuk memilih buah-buahan, kacang-kacangan, ikan, sayuran, minyak nabati, biji-bijian, kacang-kacangan, dan yogurt yang diproses secara minimal.

Selanjutnya, akan lebih mudah membuat daftar beberapa produk makanan kemasan teratas untuk kesehatan jantung. Informasi pelayanan Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya, dapat menghubungi 03199091800/03199091700 atau WhatsApp 081216514916. (nin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat