Pentingnya Perawatan dan Terapi Berkelanjutan pada Cedera Lutut

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Cedera yang terjadi pada seseorang memerlukan waktu yang tak sebentar. Perlu perawatan dan terapi berkelanjutan agar bagian yang cedera dapat berfungsi normal kembali.

Rasa nyeri akan muncul bila seseorang mengalami cedera namun tak kunjung diobati. Sehingga akan semakin parah dan memerlukan waktu yang lama dalam proses menyembuhkannya.

Salah satu cedera yang sering dialami oleh masyarakat adalah cedera pada bagian lutut atau robeknya ligamen silang anterior/anterior cruciate ligament (ACL), bahasa awamnya keseleo.

Keseleo ini dapat disebabkan oleh perubahan arah gerakan yang mendadak, gerakan yang berhenti secara tiba-tiba, pendaratan yang buruk setelah melompat, atau bertabrakan langsung.

Waktu penyembuhan untuk cedera pada lutut sendiri sangat beragam. Hal ini berkaitan dengan tingkat cedera yang dialami. Menurut Dokter Spesialis Ortopedi Rumah Sakit (RS) Al Irsyad Surabaya, Dr. dr Dwikora Novembri Utomo, Sp.OT (K) FICS, tiga bulan sudah termasuk fase istirahat yang panjang.

Jika lebih dari 3 bulan maka harus diberi tindakan lebih serius. Sehingga saat mengalami cedera, penanganan paling baik yang dianjurkan oleh dr. Dwikora adalah segeralah memeriksakan kepada seorang ahli di bidangya.

“Segera periksakan pada dokter di bidangnya, kalau dibiarkan maka akan mengalami kelemahan pada kedua kaki sehingga tidak bisa berjalan atau bahkan berlari,” ujar Ketua Arthroplasty dan Sport Injury Center RS Al Irsyad.

Bila tidak sempat dibawa ke dokter atau rumah sakit maka sebaiknya melakukan pertolongan pertama, yaitu dengan metode PRICE, (Protection, Rest, Icing, Compression, dan Elevation).

Jangan hanya dibiarkan saja, meskipun terasa tidak sakit, namun masih membutuhkan pertolongan agar cedera yang dialami tidak semakin parah.

“Masyarakat hanya memahami kalau lutut sakit lalu jadi tidak sakit itu berarti sudah sembuh. Dari robekannya sudah sembuh. Tapi apakah robekan tadi nantinya tidak robek lagi, padahal masih bisa terjadi lagi dan akan bertambah parah,” jelasnya.

Tak semua cedera ACL harus dioperasi, cukup ditangani tergantung berat ringan cederanya. Bahkan setelah operasipun juga masih perlu adanya treatment untuk membantu pemulihan pasien agar dapat berjalan dengan baik lagi.

“Ketika sudah sembuh bukan berarti pasien bisa langsung ikut lari atau main bola lagi, masih ada treatment, latihan pemulihan pada otot-otonya,” tutupnya.

Proses penyembuhan cedera lutut ini memerlukan beberapa tahapan, bila salah satu tahapan ini keliru atau bahkan tidak dilakukan maka akan berakibat fatal. Sehingga ada baiknya periksakan kepada para ahli di bidangnya. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat