Pentingnya Deteksi Komorbid Ketika Medical Check Up di Masa Pandemi

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Pemeriksaan kesehatan atau medical check up dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang. Di masa pandemi ini pemeriksaan penting dilakukan untuk mengetahui apakah orang tersebut memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Candra Wiguna dalam talkshow ‘Cegah COVID-19 pada Orang dengan Komorbid’ bersama #SatgasCovid19 yang diunggah dalam akun YouTube BNPB pada Kamis lalu (5/11).

Ia mengungkapkan bahwa amsih banyak orang yang memiliki tingkat kesadaran yang rendah untuk mendeteksi apakah ia memiliki penyakit penyerta atau tidak. Padahal, hal ini ckup krusial dalam pencegahan maupun penanganan COVID-19.

“Banyak orang yang tidak tahu kalau dia memiliki penyakit penyerta. Dia tidak tahu kalau menderita hipertensi, dia tidak tahu kalau dia menderita diabetes, dan sebagainya,” ujarnya.

Mendeteksi penyakit penyerta secara dini dapat dilakukan dengan jalan melakukan medical check up. Ia menyarankan agar masyarakat tak ragu untuk melakukan medical check up. Apalagi jika seseorang memiliki anggota keluarga yang mengidap penyakit seperti jantung, diabetes, darah tinggi, dan lainnya.

Pengendalian Komorbid

Dokter Candra mengingatkan jika informasi ini sangat penting untuk mengukur tingkat risiko ketika seseorang terpapar COVID-19. Paling tidak sebelum mendapatkan hasil kepastian COVID-19, penyakit penyerta ini dapat dikendalikan terlebih dahulu.

“Kalau ada komorbid, maka perlu dikendalikan dengan baik,” ujarnya dikutip dari CNN.

Sebab, data menununjukkan sekitar 95 persen angka kematian COVID-19 dialami oleh pasien dengan penyakit penyerta. Penyakit ini memiliki beragam tingkat risiko kematian, jantung misalnya memiliki tingkat risiko 10 kali lipat.

Untuk itu, ia menuturkan bahwa salah satu jalan yang dapat dilakukan untuk mencegah peningkatan angka kematian adalah pengendalian komorbid dengan baik.

Hal ini juga disampaikan oleh Tim Pakar Satgas COVID-19 Bidang Perubahan Perilaku, Turro Wongkaren yang menyebutkan jika keluarga perlu memprioritaskan perhatian terhadap anggotanya yang memiliki komorbid.

Pelaksanaan protokol kesehatan adalah sarana paling ampuh. Protokol ini meliputi #ingatpesanibu untuk #pakaimasker, #cucitangan pakai sabun, dan #jagajarak hindari kerumunan.

“Jika perlu ada zonasi di dalam rumah. Semakin masuk ke ruang privat maka zona itu harus semakin steril,” tutupnya.

Bagi Anda yang ingin melakukan medical check-up, Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya melayani pemeriksaan fisik, mulai dari tes Laboratorium, ECG, hingga Radiologi, serta konsultasi dengan dokter umum. Untuk informasi selengkapnya dapat menghubungi 03199091800/03199091700 atau WhatsApp 081216514916. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat