RS Al Irsyad Surabaya

Orang Kurus Juga Bisa Terkena Diabetes!

Selama ini, banyak orang percaya bahwa diabetes hanya menyerang mereka yang kelebihan berat badan. Anggapan itu sebagian benar karena obesitas memang merupakan salah satu faktor risiko utama untuk diabetes tipe 2. Namun, anggapan bahwa orang kurus pasti bebas dari diabetes ternyata tidak sepenuhnya tepat. Faktanya, orang yang memiliki berat badan normal atau bahkan tampak kurus tetap bisa mengalami penyakit ini.

Benarkah Orang Kurus Bisa Mengidap Diabetes?

Ya. Meskipun indeks massa tubuh (IMT) seseorang berada dalam kategori normal atau rendah, kondisi ini tidak menjamin terbebas dari risiko diabetes. Diabetes terjadi ketika tubuh mengalami gangguan dalam mengatur gula darah, baik karena resistensi insulin maupun masalah produksi insulin. Pada orang kurus, masalah ini tetap bisa terjadi meskipun tanpa kelebihan berat badan.

Beberapa ahli bahkan menyebut fenomena ini sebagai lean diabetes yakni kondisi diabetes yang berkembang pada individu bertubuh kurus atau dengan IMT normal, namun tetap mengalami gangguan metabolik yang memengaruhi kadar gula darah.

Apa Saja Penyebab Diabetes pada Orang Kurus?

Berbeda dengan diabetes pada orang bertubuh gemuk yang sering dikaitkan dengan obesitas dan kelebihan lemak, pada orang kurus, risiko penyakit ini bisa muncul karena berbagai faktor lain, di antaranya:

  1. Faktor Genetik (Keturunan)
    Risiko diabetes meningkat bila ada riwayat diabetes dalam keluarga. Bahkan tanpa kelebihan berat badan, faktor genetik bisa menyebabkan gangguan produksi atau fungsi insulin.
  2. Distribusi Lemak Visceral (TOFI)
    Beberapa orang kurus memiliki lemak visceral yang tidak tampak secara kasat mata terkumpul di sekitar organ dalam. Lemak jenis ini bisa meningkatkan resistensi insulin meskipun IMT tetap normal atau rendah.
  3. Kurangnya Massa Otot
    Otot berperan besar dalam pengambilan glukosa dari darah. Penurunan massa otot (sarkopenia) dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam merespons insulin.
  4. Gaya Hidup dan Pola Makan
    Konsumsi makanan tinggi gula atau olahan, gaya hidup yang kurang aktif, stress kronis, dan tidur yang buruk juga dapat memengaruhi respons insulin, tanpa harus membuat seseorang menjadi gemuk.
  5. Diabetes Tipe Lain
    Selain diabetes tipe 2, orang kurus juga bisa menderita diabetes tipe 1 atau jenis lain yang disebabkan oleh gangguan autoimun atau kerusakan fungsi sel penghasil insulin.

Gejala Diabetes pada Orang Kurus

Gejala diabetes pada orang kurus baik tipe 1 maupun tipe 2 sering kali sama dengan gejala pada umum. Namun karena tubuhnya tampak sehat, gejala ini kerap diabaikan, antara lain:

  • Sering merasa haus berlebihan
  • Sering buang air kecil
  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
  • Mudah lelah dan lemas
  • Luka yang lama sembuh
  • Penglihatan kabur
  • Sensasi kesemutan atau kebas pada tangan atau kaki

Jika gejala-gejala tersebut muncul meskipun berat badan terlihat ideal atau rendah, sebaiknya segera memeriksakan kadar gula darah ke fasilitas kesehatan untuk deteksi dini.

Mengapa Deteksi Dini Penting?

Deteksi dini diabetes sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti gangguan penglihatan, kerusakan saraf, penyakit jantung, dan gangguan ginjal. Diagnosis yang terlambat sering terjadi pada orang kurus karena anggapan bahwa mereka tidak mungkin mengalami penyakit ini.

Meski tubuh kurus sering diidentikkan dengan kesehatan yang prima, kondisi ini bukan jaminan bebas dari diabetes. Faktor genetik, lemak visceral tersembunyi, rendahnya massa otot, serta gaya hidup tidak sehat tetap dapat memicu gangguan metabolik yang menyebabkan diabetes

Tim Redaksi

Menyajikan informasi seputar kesehatan, tips medis, dan layanan rumah sakit Al Irsyad Surabaya. Konten ditulis oleh tim profesional dengan dukungan tenaga medis berpengalaman.