Olahraga, Ternyata Ampuh Hentikan Kecanduan Rokok

RS-alirsyadsurabaya.co.id- Bagi sebagian orang, melepas diri dari kebiasaan merokok adalah hal yang sulit dilakukan. Padahal hanya dengan aktivitas olah raga saja, seseorang bisa melepaskan diri dari keinginan merokok. Jika terus dilakukan, maka bukan tidak mungkin akan berhenti merokok sepenuhnya.

Dalam Islam olahraga adalah hal yang sangat dianjurkan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, manusia terbaik yang pernah hidup di dunian ini, adalah orang yang gemar berolahraga. Rasulullah pernah adu lari cepat dengan Aisyah sebagaimana yang terdapat dalam hadits riwayat Ahmad 26277 dan dihasankan Syuaib al-Arnauth.

Rasulullah juga pernah menggelar adu ketangkasan berkuda dengan menunjuk Ali bin Abi Thalib sebagai penanggung jawab, dan Suraqah bin Malik sebagai juri garis.

Beberapa riset pun membuktikan adanya dampak baik dari olahraga untuk berhenti dari keinginan merokok. Penelitian terbaru para ilmuwan di George Washington University School of Public Health and Health Services (SPHHS) membuktikan, dilansir dari Kompas, aktivitas fisik terbukti mampu mengurangi kecenderungan untuk menghisap rokok.

Menurut peneliti, berolahraga selama 30 menit dapat meningkatkan kemungkinan untuk melupakan kebiasaan merokok. Dalam studi tersebut, remaja yang mengikuti program latihan fisik berkesempatan lebih besar untuk tidak merokok.

“Latihan fisik rutin 30 menit, termasuk jalan kaki selama 20 menit, lebih efektif dibanding penolakan merokok kepada teman satu geng,” kata peneliti SPHHS, Kimberly Horn, EdD.

Olahraga Lebih Efektif daripada Ceramah Anti Rokok

Bahkan metode berolahraga untuk berhenti dari rokok terbukti lebih efektif daripada metode ceramah anti rokok.

Selama masa penelitian, beberapa responden mengikuti kegiatan untuk berhenti merokok, yang dikombinasikan dengan program kebugaran fisik. Sementara responden lain mengikuti program berhenti merokok, yang dikombinasikan dengan ceramah singkat.

Dari hasil penelitian terlihat, remaja dengan aktivitas fisik teratur terbukti lebih mampu mengurangi kebiasaan merokoknya. Para remaja juga diminta meningkatkan waktu atau menambah hari latihan. Penelitian lanjutan ini membuktikan latihan fisik 20-30 menit per hari menjadi waktu yang paling efektif.

Rasa sesak yang timbul akibat merokok selama berolahraga ternyata menimbulkan rasa tidak nyaman. Rasa sesak ini mendorong remaja untuk mengurangi konsumsi merokok. Konsumsi merokok yang menurun ternyata menimbulkan rasa lega saat bernafas, yang membantu remaja menyelesaikan latihan fisiknya.

Sementara itu, penelitian serupa juga dilakukan Dr. Alexis Bailey, dosen senior neurofarmakologi di Universitas St. George di London, Inggris. Hasil penelitiannya diterbitkan dalam British Journal of Pharmacology.

Menurut peneliti, olahraga terbukti dapat membantu tubuh seseorang beradaptasi dengan kondisi baru. Sedangkan merokok adalah sebuah ketergantungan, yang membuat tubuh seseorang membutuhkan nikotin secara teratur untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Penelitian ini menunjukkan bahwa olahraga dapat mengurangi ketergantungan nikotin pada manusia.

Selain itu, olahraga juga ampuh mengurangi stress. Rokok juga bisa menjadi bentuk pelarian seseorang terhadap stres yang dialami. Namun olahraga juga memberikan manfaat dalam mengurangi stres. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat