Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi kedua di Indonesia, setelah stroke. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, penyakit ini tak hanya menyerang kelompok usia lanjut, tapi juga mulai mengancam masyarakat usia produktif akibat gaya hidup yang kurang sehat. Meski kesadaran untuk menjaga kesehatan jantung semakin meningkat, sayangnya masih banyak mitos yang beredar dan menyesatkan. Padahal, kesalahpahaman ini bisa membuat seseorang abai terhadap risiko yang sebenarnya.
Mitos: “Kalau sudah makan rendah lemak, pasti aman dari penyakit jantung.”
Banyak orang percaya bahwa dengan mengurangi konsumsi lemak, risiko penyakit jantung otomatis berkurang. Padahal, faktanya tidak sesederhana itu. Lemak memang perlu dibatasi, tetapi tubuh tetap membutuhkan jenis lemak baik seperti yang terdapat dalam ikan, alpukat, dan kacang-kacangan untuk menjaga keseimbangan metabolisme dan fungsi jantung.
Selain itu, pola makan rendah lemak saja tidak cukup. Tubuh memerlukan asupan gizi seimbang dari berbagai sumber seperti buah, sayur, dan protein sehat untuk memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, serta serat yang berperan dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Gaya Hidup Sehat Adalah Kunci
Menjaga jantung tetap sehat tidak bisa hanya mengandalkan satu faktor. Kombinasi antara pola makan sehat, olahraga rutin, dan manajemen stres menjadi langkah penting yang harus diterapkan. Disarankan untuk berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang, agar sirkulasi darah tetap lancar.
Selain itu, kebiasaan seperti merokok, kurang tidur, dan konsumsi alkohol berlebihan juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk mengubah gaya hidup secara menyeluruh, bukan hanya memperbaiki satu aspek.
Waspadai Gejala dan Lakukan Pemeriksaan Rutin
Sering kali penyakit jantung datang tanpa gejala yang jelas. Namun, beberapa tanda seperti nyeri dada, sesak napas, mudah lelah, dan detak jantung tidak teratur patut diwaspadai. Lakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check-up secara rutin, terutama bagi yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau faktor risiko lain seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi.
Jangan Mudah Percaya Mitos
Di era media sosial seperti sekarang, berbagai informasi tentang kesehatan mudah tersebar, tetapi tidak semuanya benar. Penting untuk selalu memeriksa kebenaran informasi dari sumber medis yang terpercaya, seperti dokter atau lembaga kesehatan resmi.
menjaga kesehatan jantung bukan hanya soal menghindari lemak, tapi tentang bagaimana kita menjalani hidup yang seimbang makan bergizi, aktif bergerak, dan rutin memeriksakan diri. Jangan biarkan mitos menipu Anda, karena fakta yang benar bisa menyelamatkan jantung dan memperpanjang umur.
Kini, Anda bisa lebih mudah memantau kesehatan jantung dengan Paket MCU Jantung RS Al-Irsyad. Pemeriksaan ini mencakup berbagai tes penting seperti EKG, treadmill, hingga konsultasi dokter spesialis dan ahli gizi, untuk memastikan fungsi jantung tetap optimal.Mulai langkah kecil untuk jantung yang kuat dan hidup lebih sehat!
Hanya dengan Rp 1.410.000, Anda sudah bisa mendapatkan pemeriksaan lengkap dan menyeluruh di RS Al-Irsyad.














































