Menuju Liga 1, Madura Utd Kembali Percayakan Tes Kesehatan Pemainnya di RSAI

Rsalirsyadsurabaya.co.id –  Ada pemandangan tak biasa di Lobi Gedung 2 RS Al Irsyad Surabaya pagi ini, Jumat (20/8). Bus berwarna hitam pekat dengan stiker merah putih bertulis Madura United FC, lengkap dengan julukan “Pojur Polè” di bodi kendaraan tersebut nampak menurunkan puluhan pemain berseragam merah. Rupanya, ada agenda medical check up atlet di RS Al Irsyad Surabaya.

Pantas saja Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya menjadi rujukan para atlet. Ternyata tak hanya dikenal sebagai Pusat Ortopedi dalam Al Irsyad Arthroplasty and Sport Injury Center (AASIC), namun RS Al Irsyad Surabaya juga melayani tes kesehatan (medical check up) dengan form  terstandarisasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Hasil tes kesehatan inilah yang terstandar agar atlet bisa mendaftar ke pertandingan Liga 1.

Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan secara komprehensif, di antaranya dengan pemeriksaan riwayat kesehatan, tes laboratorium, pemeriksaan fisik meliputi riwayat cedera hingga pemeriksaan ortopedi, juga pemeriksaan jantung dengan ekokardiografi maupun elektrokardiogram.

Kesan terhadap pelaksanaan tes kesehatan di RS Al-Irsyad ini diakui Imam Heriadi, Medical Officer Madura United, sangat luar biasa. Pelayanan RS Al Irsyad di setiap agenda tes kesehatan para atletnya, menurutnya sangat memuaskan.

Para pemain Madura United sendiri sudah kedua kalinya melakukan tes kesehatan di RS Al Irsyad, setelah sebelumnya pernah dilakukan pada akhir tahun 2019 silam, juga untuk berlaga di Liga 1–meski sempat tertunda karena adanya pandemi COVID-19.

Imam menuturkan, pihaknya juga bersyukur karena kondisi 28 pemain klub berjuluk Laskar Sape Kerrab  yang mengikuti medical check up ini sedang dalam kondisi prima untuk laga yang akan segera dimulai pada 27 Agustus mendatang.

Salah satu dari puluhan pemain tersebut adalah pemain bek kiri Madura United Andik Rendika Rama, yang sempat naik ke meja operasi di RS Al-Irsyad Surabaya, dan membuatnya bedrest selama kurang lebih dua bulan. Pemain andalan Madura United ini pun mengaku kondisinya kini telah membaik dan siap berlaga dalam pertandingan.

Muhammad Ridho Djazulie, kiper asal klub kota kelahirannya, Pekalongan, yang sudah selama tiga tahun bergabung bersama tim Madura United pun menyampaikan kesiapan performanya untuk bisa menjaga bawah mistar gawang timnya.

Ia pun sempat memuji keramahan pelayanan di RS Al-Irsyad Surabaya dan berharap RS Al-Irsyad Surabaya dapat senantiasa berkembang lebih baik lagi, “Semoga semakin banyak ditandangi atlet-atlet tim lain untuk kegiatan medical check up seperti ini,” tuturnya saat ditemui di sela-sela kegiatan MCU di RS Al-Irsyad.

Setelah jadwal medical check up di RS Al-Irsyad Surabaya, esok harinya pada Sabtu (21/8), para pemain Madura United juga dijadwalkan akan melakukan latihan bersama versus Gresik United di Stadion Gelora Delta Sidoarjo sebelum akhirnya bertandang ke Jakarta untuk menunggu kick off Kompetisi Sepak Bola kasta tertinggi di Indonesia tersebut. (nin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat