Mengupas Tuntas Penyebab Radang Amandel

Rs-alirsyadofficial.co.id-Radang amandel adalah penyakit yang acapkali disepelekan, namun ternyata sangat berbahaya. Karena imbasnya ada pada saluran pernafasan, hidung, dan telinga. Amandel datang bukan tanpa sebab, penyebabnya dipicu oleh faktor berikut.


dr. H. Moch. Wachid, Sp. THT-KL, spesialis THT RS Al Irsyad Surabaya mengatakan bahwa radang amandel adalah keadaan kelenjar tonsil yang membengkak akibat kuman. Dalam istilah medis biasa disebut tonsillitis (infeksi pada kelenjar tonsil).

Jika keadaannya belum parah, maka disebut tonsillitis akut yang tidak perlu dilakukan operasi, yakni hanya dilakukan pengobatan saja. “Biasanya kalau masih di awal keluhannya adalah sakit menelan dan panas,” tuturnya.

Para dokter umumnya akan melihat secara langsung untuk mengetahui area pembengkakan kelenjar tonsil. Jika pembengkakan masih pada area T1 dan T2 (area paling pojok), maka disebut tonsillitis akut yang tidak perlu operasi.


“Namun beda lagi jika pembengkakannya sampai pada area T3 bahkan T4, artinya pembengkakan tersebut semakin menutup kelenjar tonsil. Apalagi jika bintik-bintik putih sudah menyebar pada area tersebut (T3 dan T4), maka harus dioperasi. Ini yang disebut tonsillitis kronis,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa bila sudah kronis, umumnya akan berimbas pada hidung yang akan berujung pada gangguan pernafasan. Hal ini biasa disebut adenoid (radang yang terjadi di kelenjar yang tepat berada di belakang lubang hidung).

“Karena memang telinga, hidung, dan tenggorokan itu berhubungan. Dan kalau adenoid terjadi, diperlukan foto rontgen, tidak bisa dilihat langsung seperti halnya radang amandel,” pungkasnya.

Mengenal Penyebab Radang Amandel

Radang amandel disebabkan oleh bakteri staphylococcus. Biasanya bakteri ini dipicu oleh kebiasaan minum minuman dingin.

“Bakteri itu sifatnya suka dengan yang dingin-dingin, kalau ada minuman dingin masuk, bakteri tersebut akan nempel di kelenjar tonsil. Dan kalau tonsil tidak kuat memeranginya, dia akan membengkak,” jelasnya.

Karena pada dasarnya, kelenjar tonsil berfungsi untuk menghadang bakteri atau virus penyebab infeksi tubuh. Bisa dibilang, tonsil adalah garda terdepan pertahanan tubuh dalam melawan berbagai infeksi.

“Tapi jangan heran kalau ada orang yang suka minum es, namun tidak terkena radang amandel. Karena pertahanan tubuh orang berbeda-beda,” tergasnya.

Oleh karenanya, untuk menghindari radang amandel, dr. Wachid menyarankan untuk tidak minum es secara berlebihan.

“Kadang ada orang yang musim hujan, masih doyan minum es, yang dikhawatirkan adalah daya tahan tubuh turun, barrier protectornya juga turun. Es memang bukan penyebab radang amandel. Tapi es adalah faktor pencetus timbulnya bakteri radang amandel,” jelasnya. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat