Mengetahui Cara Kerja Rapid Test Antigen

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Akhir-akhir ini berbagai pihak mendorong masyarakat agar berkenan melaksanakan tes cepat antigen. Terlebih, bagi yang ingin bepergian ke kota besar, tes ini menjadi kewajiban. Lalu, bagaimanakah cara kerja tes cepat antigen ini?

Tes antigen adalah tes imun yang berfungsi untuk mendeteksi keberadaan antigen virus tertentu yang menunjukkan adanya infeksi virus saat ini. Rapid test antigen biasanya digunakan untuk mendiagnosa patogen pernapasan, seperti virus influenza dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).

Namun, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memberikan otorisasi penggunaan darurat (EUA) untuk tes antigen sebagai tes untuk mengidentifikasi SARS-CoV-2.

Tes antigen juga relatif murah dan dapat digunakan di tempat-tempat perawatan. Alat yang sudah diotorisasi ini juga dapat memberikan hasil diagnosis dalam waktu sekitar 15 menit. Namun, rapid test antigen umumnya kurang akurat dibandingkan tes virus yang mendeteksi asam nukleat dengan menggunakan polymerase chain reaction (PCR) atau disebut juga tes PCR.

“Prosedur atau cara kerja tesnya mirip seperti tes PCR. Hanya 15 menit, hasil dapat langsung diketahui. Tapi, tes PCR memang masih lebih akurat daripada tes cepat antigen ini,” terang dr. Syarwani, Manajer Operasional dan Pelayanan RS Al Irsyad Surabaya.

Menurutnya, Rapid test antigen dapat mengungkapkan bila seseorang saat ini sedang terinfeksi patogen seperti virus SARS-CoV-2. Berbeda dengan tes PCR yang mendeteksi keberadaan materi genetik, rapid test antigen mendeteksi protein atau glikan, yaitu seperti protein lonjakan yang ditemukan di permukaan SARS-CoV-2.

“Tes ini paling baik ketika seseorang sedang dalam tahap awal infeksi COVID-19. Hasilnya akan lebih valid,” imbuhnya.

Tes ini juga bermanfaat untuk mendiagnosa orang-orang yang diketahui memiliki risiko besar untuk terpapar virus corona. Selain itu, rapid test antigen juga digunakan sebagai tes skrining di mana pengujian berulang dapat dengan cepat mengidentifikasi orang yang terinfeksi SARS-CoV-2, sehingga tindakan pencegahan penularan infeksi dapat segera dilakukan.

Namun, bila hasilnya didapati positif, dokter masih perlu melakukan tes PCR untuk memastikan diagnosa.

Untuk informasi pelayanan Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya, dapat menghubungi 03199091800/03199091700 atau WhatsApp 081216514916.

Pendaftaran pasien secara online melalui website dapat dilakukan di sini atau melalui aplikasi Pendaftaran Online RS Al Irsyad Surabaya yang dapat diunduh terlebih dahulu di http://bit.ly/mobileapprsalirsyad.(ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat