Mengenal Bahaya Paraben bagi Pria dan Wanita

Dewasa ini kita wajib mewaspadai bahaya kandungan paraben yang banyak terdapat dalam perawatan tubuh seperti sabun dan sampo. Beberapa studi dan pakar menyebut paraben dapat berbahaya pada kesuburan pria dan meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita.

Arthur Rich Ph.D., ahli kimia kosmetik di Chesnut Ridge, New York, dilansir dari Hellosehat mengatakan sekitar 85% kosmetik yang beredar di pasaran mengandung paraben.

Kemudian Michelle Scott-Lynch, penemu produk perawatan rambut bebas paraben dari brand Boucleme, mengatakan dalam laman yang sama bahwa paraben adalah sejenis bahan pengawet. Paraben pertama kali diperkenalkan tahun ‘50-an. Fungsinya untuk memperpanjang usia produk kecantikan.

Melihat fungsi paraben yang ternyata baik untuk memperpanjang usia produk kosmetik, nyatanya tak sejalan dengan kesehatan. Pada beberapa penelitian ditemukan paraben memiliki bahaya bagi kesehatan.

Risiko Kanker Payudara

Sebuah studi yang dilakukan University of California, Berkeley, Amerika Serikat, menemukan bahwa risiko kanker payudara bisa meningkat akibat penggunaan produk kosmetik, kandungan paraben salah satunya.

Studi tersebut dilakukan di laboratorium, menggunakan sel kanker payudara pada manusia yang dikulturkan dalam cawan petri, dan belum diujicobakan secara langsung pada manusia.  

Meskipun begitu, bahan kimia bernama paraben yang diteteskan dalam cawan petri tersebut memicu pertumbuhan radikal pada sel kanker. Sementara, studi lain menyebutkan, uji coba paraben pada tikus yang disuntikkan sel kanker payudara, menunjukkan peningkatan hormon estrogen. 

Hal ini lah yang kemudian digarisbawahi para peneliti. Alasannya, jika hormon estrogen terus menerus aktif, pada wanita, hal tersebut akan meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara. 

Dr Dale Leitman, ketua peneliti, sekaligus profesor ilmu nutrisi dan toksikologi di University of California, Berkeley, mengatakan temuan itu sangat mengkhawatirkan. 

“Ini menunjukkan bahwa manusia akan melihat peningkatan angka penderita kanker payudara di masa mendatang,” kata Leitman, mengutip dari CNN.

Pengaruhi Kesuburan Pria

Paraben yang terdapat dalam produk sabun dikaitkan dengan menurunnya kualitas sperma pria. Hal ini dibuktikan oleh studi terbaru dari Polandia.

Joanna Jurewicz dari Nofer Institute of Occupational Medicine, Lodz, Polandia, melakukan penelitian terhadap efek sabun yang mengandung paraben kepada 315 pria. Hasilnya, pria yang menggunakan sabun yang mengandung paraben memiliki kadar testosteron yang lebih rendah, bentuk sperma yang abnormal dan gerakan yang lambat.

Joanna mengatakan hal-hal tersebut membuat kualitas sperma menurun, yang meningkatkan risiko infertilitas pria. Peneliti juga menemukan bahwa paraben memengaruhi pembentukan DNA, di mana sperma menjadi lebih sulit bergerak dan tidak bisa berenang jauh untuk mencapai sel telur.“Untuk menghindari penggunaan paraben memang sangat sulit karena kegunaannya yang luas. Yang bisa kita lakukan adalah meminimalisir paparan paraben dengan menggunakan produk-produk perawatan diri yang bebas paraben,” ungkap Joanna, dikutip dari Reuters. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat