Melihat Keamanan Vaksinasi COVID-19 Jika Dilakukan Saat Menstruasi

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Hingga saat ini, vaksinasi COVID-19 terus dilakukan oleh pemerintah. Vaksinasi tersebut masih menyasar masyarakat yang rentan terinfeksi. Lalu, muncul pertanyaan, bagaimana jika vaksin diterima oleh perempuan yang sedang menstruasi?

Vaksinasi pada dasarnya membantu imun tubuh manusia untuk melawan virus. Namun, untuk menerima vaksin, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pasien. Terkait dengan vaksin COVID-19 yang diberikan pada perempuan yang sedang dalam masa menstruasi, Juru Bicara Vaksin Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi menyatakan, hal tersebut aman dilakukan dan tetap bisa dilaksanakan.

Meski demikian, bagi perempuan yang mengalami nyeri haid hebat, Nadia menjelaskan, jika terdapat keluhan lain, maka vaksinasi bisa ditunda, “Kalau ada keluhan lain selain haid, tentunya ditunda sampai sakitnya atau nyerinya hilang ya. Karena itu (nyeri haid) biasanya 1-3 hari pertama saja,” ujarnya, dikutip Kompas, Senin (19/4).

“Vaksin pada dasarnya tidak mengganggu proses menstruasi pada perempuan. Mereka (perempuan) bisa-bisa saja jika ingin melakukan vaksinasi ketika menstruasi,” terang dr. Syarwani, Manajer Pelayanan dan Operasional Gedung 2 (baru) RS Al Irsyad, sekaligus vaksinator di Kota Surabaya.

Kementerian Kesehatan melalui akun media sosial resminya menjelaskan sejumlah hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebelum dan sesudah vaksinasi. Adapun yang boleh dilakukan yakni:

  • Minum paracetamol jika demam, menggigil, atau pegal-pegal setelah vaksinasi
  • Cukupi kebutuhan nutrisi sebelum dan setelah vaksinasi
  •  Istirahat yang cukup sebelum vaksinasi
  • Tetap beraktivitas dan mematuhi protokol kesehatan 3M

Sementara yang tidak boleh dilakukan baik sesudah maupun sebelum vaksin yakni:

  1. Mengabaikan nasihat, petunjuk atau larangan dokter yang berkaitan dengan penyakit penyerta (komorbid).
  2. Mendatangi tempat pelayanan vaksinasi jika dalam kondisi tidak sehat.
  3. Menekan, memijat, atau menggosok lokasi bekas suntikan Menerima jenis vaksin yang berbeda dengan dosis yang pertama .
  4.  Mengabaikan protokol kesehatan 3M sesudah vaksinasi. (ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat