Saat menjalankan ibadah puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 12 jam atau lebih. Kondisi ini membuat cairan tubuh berkurang secara alami melalui keringat, pernapasan, dan aktivitas sehari-hari. Jika tidak segera digantikan saat berbuka, kekurangan cairan dapat menyebabkan tubuh terasa lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi. Oleh karena itu, meminum air putih saat berbuka puasa menjadi langkah sederhana namun sangat penting untuk menjaga keseimbangan tubuh.
Berikut manfaat minum air putih saat puasa
- Mengembalikan Cairan Tubuh yang Hilang
Selama puasa, tubuh kehilangan cairan tanpa bisa langsung menggantinya. Minum air putih saat berbuka membantu mengisi kembali cairan tubuh yang berkurang. Dengan cairan yang cukup, fungsi organ tubuh dapat kembali bekerja secara normal dan risiko dehidrasi dapat diminimalkan.
- Membantu Tubuh Lebih Segar Setelah Puasa
Air putih berperan dalam melancarkan aliran darah dan membantu distribusi oksigen ke seluruh tubuh. Ketika tubuh kembali terhidrasi setelah berbuka, rasa lemas yang muncul selama puasa perlahan akan berkurang, sehingga tubuh terasa lebih segar dan siap beraktivitas kembali.
- Melancarkan Sistem Pencernaan
Memulai berbuka dengan air putih membantu sistem pencernaan beradaptasi sebelum menerima makanan berat. Air membantu proses pelunakan makanan dan memperlancar pergerakan usus, sehingga pencernaan menjadi lebih nyaman dan mengurangi risiko gangguan seperti perut kembung atau sembelit.
- Menjaga Keseimbangan Suhu dan Cairan Tubuh
Air putih berperan penting dalam menjaga suhu tubuh tetap stabil. Saat berpuasa, terutama di cuaca panas, tubuh membutuhkan cairan yang cukup agar tidak mudah lelah dan tetap dapat menjalankan fungsinya dengan baik.
- Menjaga Kesehatan Kulit dan Organ Dalam
Cukup minum air putih membantu menjaga kelembapan kulit agar tidak kering selama puasa. Selain itu, air juga membantu ginjal dalam menyaring zat sisa dan racun dari dalam tubuh, sehingga kesehatan organ-organ penting tetap terjaga.
Pola Minum Air Putih yang Dianjurkan Saat Puasa
Agar kebutuhan cairan tubuh terpenuhi dengan baik, minum air putih sebaiknya dilakukan secara bertahap, bukan sekaligus dalam jumlah besar. Pola minum yang sering dianjurkan adalah 2.4.2, yaitu:
· Dua gelas air putih saat berbuka puasa untuk membantu tubuh beradaptasi kembali setelah seharian tidak minum.
· Empat gelas air putih di antara waktu berbuka hingga sebelum tidur, diminum secara bertahap agar cairan terserap optimal oleh tubuh.
· Dua gelas air putih saat sahur untuk mempersiapkan tubuh menghadapi puasa keesokan harinya.
Selain memperhatikan jumlah, jenis minuman juga perlu diperhatikan. Air putih merupakan pilihan terbaik dibandingkan minuman manis atau berkafein karena tidak memicu rasa haus berlebih dan lebih aman bagi kesehatan tubuh selama puasa













































