Ini Manfaat Lain Dari Tes DNA

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Tes Deoxyribo Nucleic Acid atau yang biasa disebut tes DNA banyak disebut berguna untuk mengetahui hubungan keluarga. Ternyata, dengan tes DNA, kesehatan tubuh dan genetis seseorang dapat diketahui dengan lengkap.

Tubuh terdiri dari jutaan sel yang sebagian besar dari sel-sel tersebut mengandung gen dengan rangkaian lengkap. Gen bertindak seperti seperangkat instruksi yang mengendalikan pertumbuhan dan bagaimana tubuh bekerja, termasuk juga karakteristik suatu individu, seperti warna mata, golongan darah atau tinggi badan. 

Setiap individu memiliki susunan DNA berbeda. Masing-masing mewarisi dua salinan dari sebagian besar gen, satu salinan dari ibu dan satu salinan dari ayah. Itulah sebabnya suatu individu sering memiliki karakteristik yang mirip dengan kedua orang tuanya. Hal inilah, kata dr. Erlin Soedarmo, salah seorang praktisi genetika, yang membuat kita semua unik dan berbeda satu sama lain.

Namun tes DNA tidak hanya bisa digunakan untuk hal seperti yang disebutkan di atas. Masih ada fungsi tes DNA lain yang menarik untuk diketahui. Di bawah ini adalah kegunaan paling umum untuk pengujian DNA:

Kesehatan

Deteksi dini terhadap kesehatan tubuh dapat dilakukan. Hal ini karena perubahan spesifik pada gen dapat menyebabkan terjadinya penyakit, “Gen bisa bervariasi karena sedikit banyak perubahan sel tergantung situasi saat kehamilan dan gen variasi ini juga bisa diturunkan,” kata dokter Erlin.

Dengan kata lain, setiap orang memiliki kecenderungan untuk menurunkan resiko penyakit kepada keluarganya. Contohnya seperti hipertensi, diabetes osteoporosis, dan lain-lain. Dengan melakukan deteksi dini, maka dapat dilakukan pencegahan dengan rekomendasi gaya hidup yang tepat.

Mengetahui Jenis Kulit dan Kelainannya

Melalui tes DNA, jenis kulit dapat diketahui, apakah termasuk tipe kering atau berminyak. Selain itu, risiko mengenai berbagai jenis kelainan kulit seperti, jerawat, selulit, kerutan, degradasi kolagen, stretch marks, dan lain-lain juga dapat diketahui. Dengan mengetahui risiko tersebut, gaya hidup yang tepat, seperti memenuhi asupan vitamin B12, B6, D, dan E yang baik untuk kulit dapat direkomendasikan.

Nutrisi dan Diet

Melalui pemeriksaan DNA, jenis makanan yang berpengaruh besar pada berat badan dapat diketahui. Contohnya, seberapa besar pengaruh karbohidrat, lemak dan protein yang kita konsumsi. Dengan mengetahuinya, kita bisa menentukan diet dan olahraga yang tepat untuk mencegah obesitas.

Inilah juga yang mendasari ada orang yang makannya sedikit tapi tetap gemuk, yang ternyata hal itu diatur oleh genetik yang dimiliki seseorang dan mempengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan rasa kenyang.

Performa Olahraga

Informasi tentang olahraga yang cocok untuk kita bisa diketahui melalui tes DNA. Tentunya ini akan lebih efektif untuk program penurunan berat badan. Karena ada beberapa orang yang melakukan olahraga berat, tapi berat badannya tetap sama. Ternyata hal ini dipengaruhi oleh gen kita.

Selain itu, lewat pemeriksaan ini kita juga bisa tahu tentang risiko cedera pada tubuh dan berapa lama pemulihan yang diperlukan. (nin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat