Makanan Sehat Bergizi Penuhi Kebutuhan Pasien RS Al Irsyad

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Kebutuhan gizi sehat bagi pasien rawat inap merupakan salah satu hal utama yang perlu diperhatikan. RS Al Irsyad Surabaya, memberikan menu makanan untuk pasien sesuai dengan diet yang dianjurkan dokter agar penyakit yang diderita dapat sembuh dengan cepat.

Pemberian makanan RS dapat menunjang kesembuhan pasien atau agar kondisi kesehatan pasien segera pulih. Pelayanan gizi ini disesuaikan dengan keadaan pasien berdasarkan keadaan klinis, status gizi dan status metabolisme pasien. 

Makanan bergizi yang dibutuhkan oleh tubuh ada dua, yaitu gizi makro dan gizi mikro. Dalam gizi makro, tubuh memerlukan energi, protein, lemak dan karbohidrat yang merupakan pilar utama kesehatan tubuh manusia.

Menurut Ahli Gizi RS Al Irsyad Surabaya, Anisa Wahyuningtyas Agustim, A.Md. Gz, tubuh manusia memerlukan energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Protein berfungsi untuk memperbaiki jaringan tubuh, lemak sebagai zat pembangun tubuh, serta karbohidrat yang merupakan komponen penyusun tubuh.

Sedangkan untuk gizi mikro, terdapat vitamin, mineral, dan air. Vitamin berfungsi untuk mempertahankan fungsi berbagai jaringan tubuh, mineral digunakan untuk menjaga keseimbangan tubuh, serta air berfungsi sebagai pelarut dan pengangkut sisa-sisa metabolisme seperti urin dan keringat.

“Zat gizi makro dan mikro sama pentingnya untuk tubuh kita jadi jangan sampai hanya zat gizi makro saja yang tercukupi, tapi zaat gizi mikro pun perlu dicukupi juga agar lebih seimbang gizi untuk tubuh kita,” papar perempuan yang akrab dipanggil Nisa ini.

Setiap pasien memiliki porsi dan jenis makanan yang berbeda-beda. Salah satu menu makanan pasien yang disesuaikan dengan diet pasien adalah makanan tinggi kalori dan tinggi protein.

“Kami memberikan makanan pasien sesuai dengan diet dan kami bedakan dengan cara pengolahannya, untuk porsi makanan pasien yang berbeda ada di pasien dengan diet DM (Diabetes Meilitus), pasien jantung dan ginjal,” imbuhnya.

Hal itu karena ada beberapa makanan yang perlu dibatasi pemberiannya seperti porsi nasi untuk pasien DM, lemak dan garam harus dikurangi pada pasien yang menderita penyakit jantung, lalu kemudian protein yang harus dibatasi pada pasien penderita ginjal.

Bagi Nisa, diet pasien DM mengandung prinsip 3J yaitu jadwal, jumlah dan jenis. Jadwal makan untuk pasien 3 kali makanan utama dan 3 kali makanan sampingan, jumlah makan atau porsi pasien DM perlu dibatasi dan diutamakan konsumsi karbohidrat kompleks seperti roti gandum, beras merah, oatmeal dan lain sebagainya.

Begitu pula dengan jenis yang boleh dikonsumsi dan dihindari. Untuk pasien jantung, yang perlu dibatasi adalah cairan, garam serta lemak jenuh.

“Cairan ini bisa dari jumlah air minum yang dikonsumsi, jadi pada pasien jantung minumannya harus ditakar, begitu pula penggunaan garam pada makananya agar jantung tidak mengalami pembengkakan,” ujarnya Nisa.

Dengan aturan tersebut, kerap kali pasien mengeluhkan makanan RS yang dirasa tidak enak, namun meski begitu, makanan tersebut mengandung gizi sehat yang baik bagi tubuh sehingga membantu pemulihan kesehatan pasien lebih cepat. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat