Makan dengan Perlahan, Ternyata Baik untuk Kesehatan

Rs-alirsyadsurabaya.co.id– Larangan dalam Islam, selalu membawa kebaikan jika seseorang itu menjauhinya. Salah satunya adalah tidak terburu-buru dalam makan. Karena ada banyak dampak negatif jika melakukannya.

Telah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa makan terburu-buru memiliki banyak dampak negatif bagi kesehatan. Sebaliknya, makan pelan-pelan akan membuat sistem pencernaan semakin sehat.

Makan dengan perlahan merupakan cara terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh, karena akan membuat seseorang lebih cepat merasa kenyang sehingga dapat meminimalisir kalori dalam tubuh.

Seperti telah diketahui oleh sebagai besar orang, kalori yang berlebihan dalam tubuh akan menjadi faktor penyebab berbagai penyakit berbahaya seperti obesitas, penyakit jantung, kolesterol, darah tinggi, serta diabetes tipe 2.

Dengan makan secara pelan, tentunya tubuh akan terhindar dari kelebihan kalori. Hal ini dikarenakan makan secara pelan akan memicu peningkatan kadar hormon antilapar sehingga otak memiliki cukup waktu untuk menerima serangkaian sinyal dari hormon yang dikeluarkan oleh sistem pencernaan tersebut.

Pengiriman sinyal pada otak tersebut dikirimkan ke otak melaui salah satu saraf yang ada di perut (reseptor) melalui saraf vagus yang menghubungkan usus dengan batang otak.

Sinyal tersebut biasanya dikirimkan setelah sebagian kecil makanan dicerna oleh usus kecil sehingga keluarlah hormon yang dinamakan dengan cholecystokinin sebagai respon terhadap makanan yang dikonsumsi.

Di samping itu, hormon leptin juga dikeluarkan oleh sel lemak untuk menguatkan perasaan kenyang dan menghasilkan perasaan senang serta menimbulkan kepuasan karena leptin berinteraksi dengan neurotransmitter dopamin di otak.

Dengan adanya perasaan cepat kenyang tersebut, tubuh akan menyerap sedikit kalori dan secara otomatis akan menurunkan resiko obesitas. Hal ini juga baik diterapkan pada penderita obesitas untuk menjadikan keadaannya menjadi lebih baik.

Selain itu, dengan makan secara pelan, makanan yang masuk ke dalam lambung akan lebih mudah dicerna karena makanan lebih halus pada saat proses pengunyahan dibandingkan dengan makan dengan terburu-buru.

Hasilnya, kita akan lebih menikmati makanan yang dikonsumsi, kesehatan pencernaan meningkat, membantu tubuh untuk menyerap nutrisi lebih banyak serta maksimal sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Tentunya yang telah dipaparkan di atas bukan hal yang baru bagi muslim, karena makan pelan dan tidak terburu-buru tersebut telah diatur oleh Rasulullah sejak dahulu. Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda, yang artinya, “Jika seorang di antara kalian makan, maka jangan tergesa-gesa sampai dia menuntaskan makannya, meskipun iqamah sudah dikumandangkan, (H.R Bukhari).(nsa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat