Kurma Basah dan Kurma Kering, Mana yang Lebih Bernutrisi?

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Kurma, buah berwarna cokelat dan terasa manis ini populer saat bulan Ramadan dan momen Lebaran. Kandungan nutrisi buah kurma sangat baik untuk kesehatan jika dikonsumsi secara tepat. Tapi, jika perlu memilih, manakah yang lebih baik antara kurma basah dan kurma kering?

Saat bulan Ramadan dan momen Lebaran, berbagai aneka jenis kurma mudah ditemui. Kebanyakan merupakan jenis kurma kering yang berasal dari Tunisia atau Arab. Ada pula jenis kurma segar yang berwarna kuning dan agak kecokelatan. Namun, kebanyakan kurma yang dijual dan kita konsumsi adalah kurma yang sudah dikeringkan, yang berarti kita mengonsumsi kurma kering.

Perbedaan kurma kering dengan kurma basah sendiri ada pada tekstur keduanya. Kurma basah atau kurma segar mengandung sedikit air, sehingga bagian dalamnya masih basah. Sedangkan sesuai namanya, kurma kering memiliki kadar air yang jauh lebih sedikit dari kurma basah. Masa simpannya pun lebih panjang dari kurma basah.

Selain itu, dari jenis kurma basah dan kering ternyata memiliki kandungan nutrisi yang berbeda. Melansir dari Livestrong, berikut perbedaan antara kurma segar dan kering.

Kalori

Kurma kering mengandung lebih banyak kalori dibandingkan kurma segar. Tiap 100 gram kurma kering mengandung sekitar 284 kalori, sementara 100 gram kurma segar hanya mengandung setengahnya, yaitu 142 kalori.

Jumlah kalori yang lebih tinggi pada kurma kering ini karena berbagai kandungan yang lebih banyak pada kurma kering. Contohnya adalah serat yang 3,5 kali lipat lebih banyak, serta gula yang jumlahnya lebih tinggi.

Untuk itu, jika tidak ingin asupan kalori berlebih, maka mengonsumsi kurma segar menjadi pilihan terbaik.

Makronutrien

Makronutrien atau nutrisi makro adalah nutrisi terbesar yang dibutuhkan oleh tubuh. Makronutrien ini termasuk protein, lemak, dan karbohidrat. Kandungan zat gizi makro antara kurma segar dan kering ternyata berbeda.

Pada kandungan protein dan lemak, perbedaan antara keduanya tidak terlalu jauh, namun kurma kering mengandung 2 kali lebih banyak karbohidrat dibanding kurma segar. Kurma kering juga mengandung lebih banyak serat.

Tiap 100 gram kurma segar mengandung 1.8 gram protein, 1 gram lemak, 37 gram karbohidrat, dan 3.5 gamr serat. Sementara 100 gram kurma kering mengandung 2.8 gram protein, 0.6 gram lemak, 76 gram karbohidrat, dan 5 gram serat.

Tingginya karbohidrat pada kurma kering inilah yang menyebabkan kurma kering menjadi terasa sangat manis. Ini karena karbohidrat pada kurma kering terbentuk dari gula alami, yaitu glukosa dan fruktosa, yang jumlahnya sekitar 64 persen.

Mikronutrien

Vitamin dan mineral adalah zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah kecil oleh tubuh atau disebut zat gizi mikro (mikronutrien). Kurma kering mengandung lebih banyak kalsium dan zat besi dibandingkan kurma segar.

Namun, kurma segar memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi dibandingkan kurma kering. Tiap 100 gram kurma segar mengandung 34 mg kalsium, 6 mg zat besi, dan 30 mg vitamin C. Sementara 100 gram kurma kering mengandung 81 mg kalsium, 8 mg zat besi, dan 0 mg vitamin C.

Untuk itu, baik kurma kering maupun kurma segar, keduanya memiliki keunggulan nutrisi masing-masing. Sehingga dalam pemilihan konsumsinya pun bebas dipilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan nutrisi. (nin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat