Kiat Puasa Penderita Maag

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Telat makan adalah pantangan besar penderita maag. Lalu bagaimana bila harus berpuasa demi menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan? Berikut kiatnya.

Terlebih dahulu haruslah dipahami penderita maag yang dibolehkan dan tidak diperbolehkan berpuasa. Sebagaimana yang dikatakan Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, konsultan saluran pencernaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengutip dari Detik.

“(Penderita maag) boleh (berpuasa), justru lebih baik,” paparnya.

Namun ia menyebut tidak semua penderita maag diperbolehkan berpuasa. Ia menjelaskan penderita sakit maag bisa berpuasa, kecuali yang mengalami dispepsia (sakit maag) organik yang belum diobati terutama jika ada tanda alarm.

Tanda alarm tersebut antara lain, sakit maag pertama kali pada umur di atas 45 tahun, berat badan turun tiba-tiba, anemia atau pucat, muntah darah atau buang air besar hitam, serta tidak bisa menelan.

Hindari Makanan Berikut

Bagi penderita maag yang diperbolehkan berpuasa, maka harus memperhatikan makanan yang diasup. Ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari ketika sahur dan berbuka bagi penderita maag yang ingin berpuasa, sebagaimana dijelaskan dr. Ari.

1. Makanan yang banyak mengandung gas, antara lain sawi, kol, nangka, pisang ambon, kedondong, minuman bersoda.

2. Makanan yang sulit dicerna, yang akan memperlambat pengosongan lambung antara lain kue tart dan keju.

3. Makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung berlebih antara lain kopi, minuman beralkohol, anggur putih, sari buah sitrus, susu full cream.

4. Makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, antara lain cuka, berbumbu pedas, makanan mengandung merica.

5. Makanan yang melemahkan klep kerongkongan antara lain alkohol, coklat, gorengan.

6. Sumber karbohidrat, seperti beras ketan, mie, bihun, ubi singkong, talas, atau dodol. 

Ia menambahkan, untuk menghindari rasa tidak nyaman yang berlebihan, penderita maag dianjurkan untuk mengonsumsi obat penekan asam lambung seperti obat antagonis reseptor H2 (ranitidine, famotidine, simetidine, nizatidine) atau penghambat pompa proton (omeprazole, lansoprazole, rabeprazole, esomeprazole, pantoprazole).

Namun hal yang tak kalah penting adalah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan berpuasa. Agar penderita maag memperoleh indikasi boleh dan tidaknya berpuasa. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat