Ini Kiat Atasi Luka Bakar pada Kulit

Rs-alirsyadsurabaya.co.id-Luka bakar pada seseorang seringkali ditangani dengan mengoleskan odol, minyak goreng, ataupun mentega. Padahal hal ini salah kaprah dan dapat membuat luka sulit disterilkan. Agar tak salah langkah ada beberapa kiat aman yang bisa dilakukan pada orang yang mengalami luka bakar.

Dikatakan oleh dr. Alexander Chandra, Sp.KK, dokter spesialis kulit dan kelamin di Indonesia dalam intisari.grid.id, bahwa penanganan pertama pada luka bakar perlu ditangani sesuai dengan penyebabnya. Tiap penyebab luka bakar tidak bisa disamakan cara penanganannya. Umumnya, luka bakar menyebabkan kerusakan jaringan kulit karena panas, listrik, cairan kimia, dan dingin.

Misalnya, jika seseorang tersiram air panas pada area yang kecil. Siram dengan air mengalir selama 10 hingga 20 menit. “Luka bakar merusak jaringan, sementara air mengalir menghambat kerusakannya agar tak jadi lebih dalam dengan mendinginkannya,” ungkapnya.

Selain itu, pemberian obat tradisional seperti lidah buaya juga dapat membantu mendinginkan area kulit yang terdampak luka bakar.

Luka Karena Kebakaran

Untuk luka bakar yang disebabkan oleh musibah kebakaran, periksalah terlebih dahulu apakah orang tersebut bisa diajak bicara untuk memeriksa kelancaran napasnya. “Terkadang karena keracunan karbon monoksida dalam kepulan asap, ada tanda-tanda ceri (kemerahan) di saluran pernapasannya,” imbuhnya.

Lalu, cobalah untuk menaikkan dagunya, apakah ada luka atau benda asing di daerah tenggorokannya. Karena, pada dasarnya ketika seseorang terkena luka bakar, maka cairan tubuh akan keluar. Semakin luas area tubuh yang terdampak, maka semakin banyak pula cairan yang keluar.

Luka Karena Cairan Kimia atau Sengatan Listrik

Luka yang disebabkan oleh cairan kimia dikategorikan dalam luka bakar berat. Karena, cairan-cairan ini bersifat korosif, sehingga proses terbakarnya seringkali terus berlanjut di dalam tubuh hingga tulang.

Untuk menetralisasinya, siram dengan air mengalir luka bakar tersebut dan segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Lalu, jika seseorang terkena luka bakar karena sengatan listrik, pastikan pernapasan orang tersebut lancar. Jika tidak, lakukanlah resusitasi, longgarkan celana dan baju, dan segera bawalah ke fasilitas kesehatan terdekat.

Ketika luka bakar terjadi pada seseorang, jangan coba-coba untuk mengoleskan odol, minyak goreng atau mentega. Bahan-bahan tersebut dapat membuat luka menjadi tidak steril dan sulit dibersihkan. Jika sudah demikian, risiko terinfeksi pun akan meningkat. Karenanya, melakukan tindakan penanganan pertama pada luka bakar yang benar dan aman sangat diperlukan.(ipw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat