Ketahui Perawatan Ibu Hamil dengan Riwayat Kesehatan yang Berisiko di Masa Pandemi

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Ibu hamil termasuk salah satu kelompok yang cukup rentan dalam masa pandemi COVID-19, apalagi jika ditemui adanya riwayat kesehatan yang berisiko, maka dibutuhkan perawatan yang tepat untuk mengetahui dan menanganinya.

Bincang Medika bersama Suara Muslim Surabaya dengan dr. Ariefandy Pambudi, Sp.OG pada Sabtu (19/9) menyampaikan, bahwa untuk mengetahui apakah ibu hamil memiliki riwayat kesehatan sebelumnya, maka dilakukan anamnesa atau menggali pertanyaan kepada pasien terkait riwayat kesehatan yang mendasar, “Bisa saja seperti adanya diabetes, kelainan imun, kelainan jantung atau yang lain sebagainya,” ujarnya.

Jika ternyata sudah ada penyakit-penyakit mendasar, dr. Ariefandy menuturkan, umumnya pasien akan menyampaikan terlebih dahulu hal tersebut. Setelah itu, barulah dilakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan dengan laboratorium dan pemeriksaan eliminasi.

Terutama pada masa pandemi saat ini, hal yang perlu digali lebih dalam adalah mengenai keluhan-keluhan yang terkait dengan infeksi COVID-19 itu sendiri, seperti panas, batuk, pilek, mual dan lain-lain.

“Maka pada pemeriksaan awal tersebut itulah yang harus kita pertajam lebih dalam,” ujar Dokter Spesialis Kandungan di RS Al Irsyad tersebut.

Jika pada pemeriksaan yang sudah dijalani ditemukan bahwa ibu hamil tersebut dengan diabetes atau kelainan jantung, tentu dokter kandungan tak bisa menangani sendiri sehingga diperlukan kolaborasi dengan dokter yang ahli di bidang terkait, misalkan dokter penyakit jantung atau penyakit dalam.

“Tentunya hal ini akan berpengaruh pada kontrol atau ANC yang dilakukan. Bisa jadi kontrol yang dilakukan masih tetap rutin seperti biasa dengan mengingat kondisi. Misalkan gula darahnya masih tinggi, tentu kita tidak bisa melakukan kontrol atau kunjungan hanya sekali,” tegasnya.

dr. Ariefandy juga menegaskan tentang hal penting lain terkait sistem imunitas pada ibu hamil. Karena secara otomatis, sistem imun akan mengalami perubahan, seperti yang diketahui bahwa dalam kondisi normal ketika hamil, sistem imun akan mengalami penurunan. Apalagi jika dengan adanya riwayat kesehatan tersebut.

“Maka yang perlu dilakukan adalah dengan tetap menjalankan protokol kesehatan secara tepat dan disiplin,” tegasnya.

Tak hanya itu, yang penting juga untuk ibu-ibu hamil yang berisiko tinggi ataupun yang tidak berisiko, pada kondisi pandemi saat ini yang perlu dilakukan adalah menjaga nutrisi dan olahraga, “Meskipun di rumah senantiasa terapkan hidup sehat dengan menjaga pola makan sehat dan melakukan senam ibu hamil,” lanjutnya.

Tak lupa pula terapkan protokol kesehatan dengan benar. Jika memang terpaksa harus keluar rumah, maka harus selalu mengenakan masker. Serta jangan lupa untuk senantiasa mengamati keluhan-keluhan yang terjadi pada tubuh ibu hamil, seperti pusing, mual ataupun muntah. Begitu pula pada ibu hamil yang tidak memiliki riwayat kesehatan berisiko, juga tetap harus memperhatikan keluhan yang muncul ketika trimester awal, yaitu mengalami mual muntah yang berlebih, “Disarankan untuk dipantau terus atau bisa juga melakukan konsultasi dengan dokter atau bidan melalui telemedicine secara online,” tutup dr. Ariefandy. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat