Ketahui Penyebab Serangan Jantung Mendadak Pada Atlet

rs-alirsyadsurabaya.co.id – Bukan kasus pertama bila seorang atlet mengalami serangan jantung. Sudah banyak atlet yang terkena serangan jantung mendadak, padahal bisa dibilang, mereka memiliki kondisi tubuh yang sehat. Hal itu terjadi karena tubuh atlet sering kali melakukan aktivitas yang berat sampai pada batas maksimal sehingga memicu serangan jantung.

Dokter Spesialis Jantung Rumah Sakit (RS) Al Irsyad Surabaya, dr. Diah Rachmaniah, Sp.JP menjelaskan, serangan jantung mendadak adalah kematian otot-otot jantung yang disebabkan terhentinya pasokan darah ke otot jantung akibat tersumbatnya satu atau lebih pembuluh darah arteri koroner oleh gumpalan darah.

“Bila yang tersumbat pembuluh koroner utama (left main coronary artery) serangan jantung biasanya berakhir dengan kematian. Demikian juga bila sumbatan terjadi pada banyak tempat, pasien jarang sekali dapat tertolong,” jelasnya.

Selain itu, dr. Diah memaparkan bahwa serangan jantung mendadak pada atlet tidak disebabkan oleh enzim troponin. “Enzim troponin merupakan enzim yang dikeluarkan saat otot jantung mengalami kerusakan akibat sumbatan dipembuluh darah jantung. Selain troponin juga ada enzim creatinine kinase dan LDH yang merupakan tanda kerusakan jantung,” paparnya.

Sehingga penyebab utama dari serangan jantung pada atlet menurut dr. Diah, kemungkinan para atlet sudah mempunyai vulnerable plaque atau plak yang rapuh di pembuluh darah. Plak ini berasal dari lemak yang mengeras yang disebabkan faktor risiko seperti kolesterol, diabetes genetik, usia, dan merokok.

“Jadi bukan enzim itu penyebab serangan jantung pada atlet. Atlet yang terkena serangan jantung kemungkinan sudah mempunyai vulnerable plaque, yang sewaktu-waktu bisa pecah dan mengakibatkan serangan jantung,” ujarnya.

Olahraga itu sangat menyehatkan, akan tetapi bila dilakukan secara berlebihan akan menjadi tidak baik. Tubuh juga butuh istirahat dan tidak boleh memaksakan tubuh untuk beraktivittas hingga melewati batas kemampuan berolahraganya.

“Dipicu stres pada tubuh yang berat seperti aktivitas yang berat, hingga olahraga secara berlebihan sampai melewati batas kemampuan. Sebaiknya sebagai olahragawan tetap menjalani gaya hidup sehat dan memeriksakan kesehatannya secara rutin,” saran dr. Diah.

Dari saran yang disampaikan oleh dr. Diah, maka penting bagi seluruh masyarakat tak terkecuali atlet untuk melakukan deteksi dini atau pemeriksaan kesehataan secara rutin agar terhindar dari segala penyakit yang membahayakan terutama penyakit jantung.

Tak hanya itu, bagi seorang atlet, ada baiknya untuk selalu melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berolahrga.  Mulailah olahrga dengan hal yang ringan, jangan terlalu berlebihan. Pasalnya, hal tersebut akan membantu jantung menyesuaikan aktivitas secara perlahan. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat