Ketahui Penyebab Jerawat di Telinga dan Cara Mengatasinya

Rs-alirsyadsurabaya.co.id – Meski letaknya tidak di wajah, jerawat di telinga tetap mengganggu penampilan, bahkan juga bisa mengganggu kenyamanan karena menimbulkan rasa sakit serta gatal. Sebenarnya, apa yang membuat jerawat bisa muncul di telinga, dan bagaimana upaya untuk mencegahnya?

Struktur telinga lebih didominasi oleh tulang rawan, dan kulit yang melapisinya tetap mengandung kelenjar minyak dan pori-pori. Oleh karenanya, tidak menutup kemungkinan terjadi penyumbatan pada pori di telinga yang dapat menyebabkan jerawat.

Kulit telinga yang sangat sensitif membuat jerawat di telinga, yang umumnya muncul di bagian daun telinga dan lubang telinga luar ini dapat terasa lebih sakit. Sehingga meski kemunculannya tak sesering jerawat pada wajah ataupun leher, namun keberadaan jerawat di telinga bisa sangat mengganggu.

Meski begitu, jerawat yang ada di dalam telinga sangat tidak disarankan untuk tidak pecahkan. Mengutip Medical News Today, jika jerawat di telinga pecah, nanah dan bakteri akan masuk ke dalam pori-pori dan menyebabkan gejala tambahan seperti peradangan dan infeksi.

Jerawat telinga ini sendiri dapat terjadi karena adanya penumpukan sel kulit mati atau bakteri yang menyumbat pori-pori kulit di telinga. Selain itu, melansir Boldsky, jerawat juga bisa tumbuh di telinga karena sejumlah hal.

Penyebab paling banyak yang dapat menjadi timbulnya jerawat di telinga antara lain sering berbagi earbud dengan orang lain. Selain itu, menggunakan earbud atau headphone yang kotor, terlalu stres, anting yang kotor, menggunakan topi atau helm untuk waktu yang lama, bersentuhan dengan air yang tercemar, atau alergi terhadap produk rambut atau kecantikan juga bisa menjadi faktor timbulnya jerawat di telinga.

Untuk itu, agar terhindar dari jerawat di telinga, kebersihan bagian telinga dan benda yang mungkin sering bersentuhan dengan telinga, seperti earbud, earphone, atau anting harus lebih diperhatikan. Selain itu, berenang di air yang kotor atau memasukkan benda asing ke telinga juga merupakan hal yang perlu dihindari.

Joshua Zeichner Dermatolog Mount Sinai Hospital, AS, pun menjelaskan cara mengatasi jerawat tersebut, “Cara mengatasinya dengan mengoleskan krim jerawat mengandung bahan benzoyl peroxide dan asam salisilat untuk membantu mengeringkan dan mengurangi peradangan,” tutur Zeichner dilansir Women’s Health.

Pastikan, mengoleskan krim tersebut di area yang bisa dilihat, dan jangan oleskan krim jerawat di saluran telinga karena berisiko merusak gendang telinga dan risiko infeksi.

Jika jerawat berada di dalam saluran telinga, tak kunjung hilang, atau menimbulkan nyeri, Zeichner menyarankan untuk mengonsultasikan dengan dokter untuk mendapat penanganan. Dokter akan memberi obat sesuai dengan tingkat keparahan jerawat. (nin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat