Ketahui Cara Jaga Kesehatan Usus yang Benar

Rs-alirsyadsurabaya.co.id – Setiap hari, makanan akan melewati usus dan berpotensi menyebabkan penyakit. Terutama bila makanan tersebut banyak mengandung minyak, lemak dan zat pengawet lainnya. Oleh sebab itu, perlu kita ketahui cara menjaga kesehatan usus.

Mengutip dari Kompas, Carla Oates, CEO The Beauty Chef mengungkapkan bahwa menjaga kesehatan usus sebetulnya tidak sulit. Ia menyebutkan ada tiga aturan untuk mengoptimalkan kesehatan usus.

Inilah cara tiga cara yang paling sederhana untuk menjaga kesehatan usus agar selalu bersih dan sehat menurut Carla:

Batasi Konsumsi Gula dan Makanan Olahan

Carla memiliki eksim dan alergi di usia remaja, sehingga ia paham bagaimana mengubah pola makan demi menyembuhkan penyakitnya tersebut. “Kurasa dari usia yang sangat muda, aku memahami kekuatan makanan sebagai obat dan apa yang kita makan memiliki efek yang sangat besar terhadap eksehatan kita, termasuk kesehatan kulit,” ujarnya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa usus juga termasuk mikrobioma yang mengacu pada puluhan triliun mikroorganisme yang hidup di saluran pencernaan manusia. Carla juga menjelaskan bahwa mikrobioma tersebut akan menjaga usus dari kebocoran dan radang serta sedikit membantu memjaga kesehatan usus.

“Jadi kita perlu membatasi konsumsi gula dan makanan olahan yang memberi makan bakteri patogen dan memicu respons peradangan dalam tubuh,” terangnya.

Mengutamakan Siklus Tidur

Dalam sebuah penelitian mengungkapkan bahwa gangguan siklus tidur tentunya dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk mempertahankan mikrobioma yang sehat. Hal tersebut karena bakteri di dalam usus ternyata akan mulai memompa racun ketika tubuh kurang tidur. Sehingga dapat menyebabkan kelelahan, usus bocor, kabut otak dan peradangan.

Carla pun juga mencatat ada sekitar 90 persen dari serotonin atau hormon perasaan baik di tubuh yang sebenarnya dibuat di dalam usus. “Jadi, kurang tidur juga berarti kekurangan serotonin,” tuturnya.

Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Makhluk di dalam usus menyukai serat, mereka memakannya dan menciptakan senyawa anti-inflamasi yang disebut asam lemak rantai pendek, yang sangat penting untuk metabolisme otak, usus dan kekebalan tubuh.

Artinya, seseorang perlu banyak mengonsumsi biji-bijian utuh, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. “Mereka membantu meningkatkan kadar probiotik dalam usus, tetapi juga mereka mempromosikan keanekaragaman mikrobioma karena itu tidak hanya memberi kita satu atau dua jenis bakteri.” Papar Carla.

Hal ini sebenarnya memeprkenalkan spectrum bakteri yang luas ke dalam sistem pencernaan di dalam tubuh seseorang, lanjutnya. Oleh sebab itu, mengonsumsi tinggi serat sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan usus. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat