Ketahui Apa Saja yang Perlu Disiapkan Ibu Hamil Ketika Melangsungkan Persalinan SC

Rsalirsyadsurabaya.co.id – Persalinan secara Caesar biasanya disarankan pada kondisi tertentu, hal ini pun tidak bisa dihindarkan. Untuk itu, ibu hamil harus menjaga kesehatan dengan baik dan melakukan beberapa persiapan yang matang agar proses operasi caesar bisa berjalan dengan lancar.

Ada beberapa penyebab ibu hamil dianjurkan untuk melakukan persalinan secara Caesar, seperti adanya gangguan plasenta, infeksi kehamilan, panggul sempit, dan posisi bayi sungsang atau melintang.

Pada kondisi darurat, operasi caesar juga akan direkomendasikan, misalnya saat proses persalinan berlangsung terlalu lama atau telah terjadi gawat janin.

Dokter Spesialis Kebidanan RS Al Irsyad Surabaya, dr. Pandu Hanindito, Sp.OG menyampaikan komunikasi dan konsultasi dengan dokter tentang kondisi terakhir ibu dan janin dalam kandungan sebelum memutuskan untuk melakukan operasi Caesar.

“Perhatikan pula indikasi (alasan) dilakukannya operasi Caesar, risikonya, dan prognosis (outcome yang diharapkan). Siapkan pula hal-hal terkait administrasi, pembiayaan, asuransi (bila ada), transportasi, dan akomodasi (bagi keluarga yang menunggu),” jelasnya.

Berikut ini beberapa hal lain yang perlu ibu hamil persiapkan sebelum menjalani operasi caesar, yaitu:

Menyiapkan barang bawaan

Meski melahirkan secara caesar, ibu hamil disarankan untuk tetap menyiapkan barang bawaan dari jauh-jauh hari. Barang bawaan yang dibawa umumnya lebih banyak dibanding yang melahirkan secara normal, karena biasanya akan diminta untuk tetap tinggal 3–5 hari di rumah sakit setelah operasi selesai.

Barang bawaan yang wajib dikemas ke dalam tas adalah pakaian dalam, bra menyusui, baju ganti, pembalut, sedotan untuk minum, sandal, selimut, dan tisu basah. Untuk pakaian dalam, pilihlah yang berbahan nyaman dan tidak ketat agar tidak melukai bekas jahitan di perut.

Kemudian, persiapkan juga berbagai keperluan bayi, mulai dari pakaian, kain, selimut, sarung tangan dan kaus kaki, hingga kursi bayi untuk di mobil.

Tidak menggunakan make up

Sebelum tiba di rumah sakit untuk menjalani operasi caesar, biasanya dokter akan menyarankan ibu hamil untuk tidak menggunakan make up, krim wajah, dan kuteks. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dokter memeriksa kondisi ibu hamil sebelum operasi.

Selain tidak menggunakan riasan, juga disarankan untuk tidak mengenakan lensa kontak ketika akan menjalani operasi caesar.

Rutin memeriksakan diri ke dokter kandungan

Setiap ibu hamil disarankan untuk rutin memeriksakan diri ke dokter kandungan, baik itu melahirkan secara normal maupun caesar. Ini penting untuk dilakukan agar kondisi kesehatan ibu hamil dan janin terus terpantau, terutama jika memiliki kondisi tertentu yang mengharuskan dilakukannya operasi caesar.

Dengan pemeriksaan kehamilan yang rutin, dokter dapat mewaspadai berbagai risiko yang mungkin dialami saat operasi caesar, sehingga dokter bisa mempersiapkan rencana yang matang untuk menghindari risiko-risiko tersebut.

Jangan lupa, sampaikan kepada dokter semua kekhawatiran yang ibu hamil rasakan dan mintalah informasi yang jelas. Tujuannya adalah agar paham mengenai kondisi kehamilan serta hal-hal yang akan dihadapi, termasuk prosedur operasi caesar dan persiapannya. (Gth)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat